Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Alasan Barcelona tak Mungkin Datangkan Neymar Musim Depan

Kamis 15 Apr 2021 07:18 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Bintang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar.

Bintang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar.

Foto: EPA-EFE/IAN LANGSDON
Barca tak sanggup mengeluarkan biaya transfer dan juga gaji Neymar yang sangat mahal.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Presiden Barcelona Joan Laporta akan senang jika bisa membawa Neymar kembali ke Barcelona untuk  memberikan tambahan argumen merayu Lionel Messi tetap di klub. Namun, membawa pulang kembali Neymar pada musim panas 2021 pada praktiknya tidaklah mungkin.

Dengan utang klub yang mencapai 1 miliar euro atau sekitar Rp 17,5 triliun, tidak memungkinkan bisa membawa Neymar. Sebab, Barcelona harus mengeluarkan biaya transfer dan juga gaji pemain yang sangat mahal. Dikutip dari Marca, Kamis (15/4), Barcelona siap membayar 70 juta euro atau 80 juta euro ke PSG sebagai biaya transfer.

Tapi Barca sadar kalau PSG tidak akan melepas pemain paling berharganya itu dengan harga tersebut. Walaupun kontrak Neymar akan habis pada 2022, PSG akan berusaha keras untuk memastikan pemainnya tidak pergi, setelah dibeli seharga 222 juta euro pada 2017 lalu. Kabar lain menyebutkan kalau PSG tak akan melepas Neymar dengan harga kurang dari 150 juta euro.

Masalah lain Barcelona dalam memboyong Neymar musim depan adalah gaji. Pemain internasional Brasil itu saat ini digaji PSG sebesar 70 juta euro per tahun atau Rp 1,2 triliun. Dari sisi ini saja Barca sudah tidak sanggup karena krisis keuangan yang dialami klub akibat pandemi Covid-19. Ditambah lagi, Barca juga harus menggoda Messi dengan gaji besar jika ingin La Pulga, julukan Messi, bertahan di Camp Nou lebih lama lagi.

Masalah Barca kian pelik karena PSG dilaporkan siap mempertahankan gaji Neymar jika mau memperpanjang kontrak di Parc des Prince. Sebab, Neymar dinilai telah tampil bagus di Liga Champions sehingga masih layak digaji besar.  

Karena itu, Barcelona baru mungkin sanggup mendatangkan Neymar pada 2022 saat kontraknya habis. Sehingga Barca tidak harus mengeluarkan biaya transfer dan pendapatan klub akan normal kembali jika pandemi berakhir.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA