Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

In Picture: Sisa Lara Pascabencana di Lembatta - Adonara

Kamis 15 Apr 2021 05:33 WIB

Rep: Aditya Pradana Putra/ Red: Yogi Ardhi

Foto: ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA

REPUBLIKA.CO.ID, ADONARA -- Sepekan banjir bandang dan tanah longsor telah berlalu di Pulau Lembata dan Pulau Adonara, Nusa Tenggara Timur. Bencana alam yang dipicu badai siklon tropis Seroja pada Ahad (4/4) itu telah memporakporandakan sejumlah wilayah di dua pulau yang berada di timur Pulau Flores. Tidak kurang dari 119 orang kehilangan nyawa, puluhan orang hilang masih dalam pencarian, dan ratusan warga kehilangan tempat tinggalnya (data terakhir 11 April 2021).

Berbagai benda berserakan di sekitar permukiman yang dihantam banjir bandang dan tanah longsor menjadi penanda dahsyatnya bencana alam yang terjadi saat para penduduk lelap dalam tidur. 

Selain itu, sejumlah jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat yang berada di kaki Gunung Ile Boleng, Pulau Adonara dan Gunung Ile Ape, Pulau Lembata, pun terputus ikut terdampak bencana alam itu.

Meski tangisan telah kering, namun duka masih menyelimuti masyarakat yang terdampak. Solidaritas pun ditunjukkan oleh masyarakat yang terdampak, dari sekadar meliburkan diri dari segala kegiatan usaha hingga bergotong royong membantu penanganan pascabencana.

Kini para warga penyintas menatap masa depan. Harapan untuk dapat segera direlokasi menjadi isi dalam doa mereka agar mereka dapat segera bangkit dalam lara akibat bencana.

 

Sumber : Antara Foto

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA