PM Malaysia Minta Bazar Ramadhan Patuhi Protokol

Red: Ani Nursalikah

 Kamis 15 Apr 2021 06:30 WIB

PM Malaysia Minta Bazar Ramadhan Patuhi Protokol. Bazar atau pasar Ramadhan di Malaysia. Foto: BERNAMA PM Malaysia Minta Bazar Ramadhan Patuhi Protokol. Bazar atau pasar Ramadhan di Malaysia.

PM Malaysia meminta protokol dipatuhi demi menjaga keselamatan diri dan orang lain.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yasin meminta pedagang dan pembeli Bazar Ramadhan di semua negeri (provinsi) mematuhi Standar Operasi Prosedur (SOP) protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Saya harap pengunjung dapat mematuhi SOP, bukan hanya di bazar Ramadhan di Putrajaya tetapi di bazar-bazar lain di seluruh negari," kata Muhyiddin saat meninjau Bazar Ramadan di Presint 3, Putrajaya, Rabu (14/4).

Muhyiddin ke tempat tersebut membeli sedikit takjil berbuka untuk dibawa pulang setelah habis waktu bekerja. Berbagai jenis takjil dijual tahun ini seperti mi rebus ojhor, laksa sarawak, nasi kerabu serta aneka pemanis mulut yang menggiurkan.

Baca Juga

"Selain membeli takjil kegemaran, sempat juga saya ngobrol dengan para pedagang dan pengunjung selain meninjau tahap pematuhan SOP di bazar Ramadhan ketika pelaksanaan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP)," katanya.

Muhyiddin mengatakan menjumpai panitia telah mengambil langkah-langkah diantaranya memisahkan jalan masuk dan keluar pengunjung, jumlah gerai dikurangi untuk mewujudkan jarak bersesuaian serta menempatkan petugas bagi mengingatkan pengunjung mengenai pematuhan jarak fisik.

"Keadaan Covid-19 ini belum reda dan kita perlulah berhati-hati untuk menjaga keselamatan diri dan juga orang di sekeliling. Terapkan jaga jarak fisik dan cuci tangan menggunakan sanitizer sebelum dan setelah berada di tempat yang dikunjungi banyak orang," katanya.

Sementara itu, pelaksanaan Bazar Ramadhan di Jalan Raja Alang Kuala Lumpur diwarnai dengan hujan gerimis dan promosi salah satu produk suplemen kesehatan asal Indonesia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X