Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Jokowi Minta Kaji Kemungkinan Liga 1 Dihadiri Penonton

Kamis 15 Apr 2021 02:20 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Ilustrasi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung. Presiden meminta Menpora mengkaji kemungkinan pertandingan Liga 1 dan 2 dihadiri pentongon.

Ilustrasi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung. Presiden meminta Menpora mengkaji kemungkinan pertandingan Liga 1 dan 2 dihadiri pentongon.

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Kajian mengenai kehadiran penonton di stadion diminta dilakukan rinci dan menyeluruh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo telah memerintahkan untuk mengkaji kemungkinan Liga 1 dan 2 Indonesia digelar dengan kehadiran penonton di stadion. Hal itu diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

"Beliau (Presiden JokoWidodo) mengatakan kepada saya agar itu dikaji sambil melihat kecepatan vaksinasi COVID-19 di Tanah Air," ujar Zainudin dalam konferensi pers virtual yang diikuti di Jakarta, Rabu (14/4).

Menurut Menpora, latar belakang perintah Presiden Joko Widodo tersebut adalah banyaknya aspirasi yang didengar dari masyarakat. "Presiden menampung keinginan dan kerinduan orang-orang untuk menonton langsung di stadion, tapi situasi pandemi membuat penerapannya tidak gampang," kata politikus Partai Golkar itu.

Menurut dia, Presiden memerintahkan agar kajian mengenai kehadiran penonton di stadion dilakukan secara rinci dan menyeluruh. Presiden tidak ingin ada aspek yang terlewat karena keberadaan penonton cukup berisiko di kala pandemi Covid-19.

"Jadi, kami harus mengkaji dengan betul dan serius. Makanya kami tidak mau gegabah. Kami tetap melakukan pengkajian agar hasilnya jadi dasar Polri mengeluarkan keputusan soal izin keramaian. Saya pasti akan meminta informasi dari PSSI dan LIB (operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru) karena mereka penyelenggara liga," tutur Menpora.

Pria asal Gorontalo itu pun berjanji untuk bersikap transparan kepada publik terkait hasil kajian tersebut. Tidak akan ada keputusan yang terkesan dipaksakan. Seandainya hasil kajian tersebut memang menunjukkan bahwa tidak mungkin penonton ada di stadion, maka liga akan tetap berjalan dengan kondisi stadion yang hampa tanpa penonton.

"Kalau hasil kajian tidak memungkinkan, ya, tidak ada penonton. Namun kalau memang semua sudah siap untuk itu, kami akan menjalankannya. Pasti saya akan melapor ke Presiden setelah kajian selesai," ungkap Zainudin.

Sebelumnya, perihal penonton di stadion saat liga juga sempat disinggung oleh Menko PMK Muhadjir Effendy usai meninjau pelaksanaan Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Sabtu (10/4).

Saat itu, ia meminta kepada PSSI agar mempelajari dan membuat proposal sehingga Liga 1 dan Liga 2 musim 2021 dapat dihadiri penonton, meski hanya sekitar 20-30 persen dari kapasitas maksimal stadion.

Penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021 belum dapat dipastikan lantaran belum keluarnya izin keramaian dari Polri. LIB dan PSSI akan mengajukan proposal permohonan izin tersebut kepada pihak kepolisian pada pertengahan April 2021.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA