Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

DPR Apresiasi Terobosan Indonesia Satu Ekspor

Rabu 14 Apr 2021 18:16 WIB

Red: Muhammad Akbar

Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN), Maman Imanulhaq

Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN), Maman Imanulhaq

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
sejalan dengan program pemerintah terkait reformasi birokrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq mengapresiasi kebijakan Indonesia Satu Ekspor. Ia menilai kebijakan ini menjadi bentuk reformasi birokrasi di bidang kemaritiman.

“Hadirnya Indonesia Satu Ekspor yang sekaligus menjadi tonggak sejarah peluncuran Spectra Line ini sejalan dengan program pemerintah terkait reformasi birokrasi untuk efisiensi, transparansi guna mendukung rencana pokok-pokok haluan negara di bidang maritim,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakara, Rabu (14/4).

Spectra Line merupakan akronim dari Sistem Pelayanan Ekspor Cepat, Terintegrasi Akuntabel dan Berbasis Online (Spectra Line) yang diluncurkan oleh Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM KKP).

Maman berharap Spectra Line ini bisa menjadi kreasi dan inovasi yang mumpuni di era normalitas baru. Tentunya, ia juga berpesan terobosan ini harus terus dikuatkan dengan moralitas baru untuk menuju Indonesia Maju. “Sekali lagi kita harus apresiasi terobosan ini,” katanya.

Sebelumnya menyambut Bulan Mutu Karantina 2021, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meresmikan ekspor produk perikanan secara serentak di berbagai bandara dan pelabuhan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kita memotivasi semangat memajukan sektor kelautan dan perikanan lebih maju lagi, terlebih dalam situasi pandemi," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat melepas ekspor perikanan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Ajang pelepasan ekspor produk perikanan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai penanda dimulainya Bulan Mutu Karantina (BMK) 2021.

Sedangkan untuk total produk yang diekspor dari berbagai pelabuhan dan bandara itu mencapai 11.637 ton senilai Rp1,012 triliun. Pelepasan yang berpusat di Pelabuhan Tanjung Priok ini diikuti Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM KHP) di 22 bandara dan 23 pelabuhan laut yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Ekspor produk perikanan dilepas ke 40 negara tujuan yang tersebar di Benua Asia, Eropa dan Amerika. Komoditasnya terdiri atas 157 jenis perikanan dengan rincian perikanan hidup, segar, beku, dan produk olahan ikan.

 

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA