Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Wakil Ketua Komisi III Sebut Propam Polri Membanggakan

Rabu 14 Apr 2021 17:21 WIB

Red: Agus raharjo

Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar Adies Kadir.

Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar Adies Kadir.

Foto: Istimewa
Wakil rakyat mengimbau masyarakat bekerja sama dengan melaporkan oknum polisi nakal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Komisi III DPR mengapresiasi terobosan-terobosan yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar Adies Kadir menuturkan, yang dilakukan Kapolri beserta jajarannya saat ini patut dibanggakan.

Menurutnya, kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit membuat terobosan terkait keterbukaan patut diacungi jempol. Misalnya yang baru saja diluncurkan, yakni aplikasi Propam Presisi sebagai bentuk implementasi pengaduan masyarakat terkait kinerja aparat kepolisian.

"Di era keterbukaan seperti saat ini, diperlukan transparansi dari setiap lembaga, baik eksekutif maupun legislatif, seperti yang dilakukan Propam Polri," tutur Adies, kepada Republika.co.id, Rabu (14/4).

Ia menambahkan, selain menyorot keterbukaan, Kapolri juga berani menindak tegas aparat kepolisian yang melakukan pelanggaran. Adies menilai institusi Polri melalui Propam juga terbuka meminta maaf jika terjadi kesalahan yang dilakukan aparat kepolisian.

"Hal-hal baru seperti ini yang membuat Divisi Propam Polri di bawah Irjen Fredy Sambo sangat membanggakan. Semoga ini bis amembuat Polri lebih baik lagi dan betul-betul menjadi pengayom masyarakat," tegas politikus Partai Golkar ini.

Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Pangeran Khairul Saleh juga mengapresiasi keterbukaan yang dilakukan Divisi Propam Polri. Ia menuturkan, keterbukaan informasi sebagai bentuk pertanggungjawaban Polri seperti yang sudah pernah dijanjikan saat uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR saat itu.

Ia juga mengatakan, Kapolri juga pernah menjanjikan akan menerima berbagai keluhan dan aduan dari masyarakat terkait kinerja jajarannya. Khairul Saleh berharap, aplikasi Propam Presisi membuat jajaran aparat penegak hukum itu semakin dipercaya masyarakat sebagai pengayom maupun pelindung.

"Kami salut atas penyampaian keterbukaan Propam yang menyampaikan masih terdapat oknum Polri terlibat narkoba, melanggar kode etik dan terlibat pidana. Karenanya berharap agar tindakan seperti ini tidak terjadi di masa yanga kan datang," ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni menegaskan, Propam Polri telah berperan menekan angka pelanggaran yang dilakukan jajaran internal. Menurutnya, Kadiv Propam telah membuat langkah yang patut diacungi jempol. Menurutnya, kesadaran meningkatkan kinerja menjadi penting dan patut dan jadi contoh institusi lain di kepolisian.

Sahroni mengimbau masyarakat bisa bekerja sama dengan kepolisian untuk menindak oknum aparat yang melanggar aturan. "Propam kan sudah jemput bola dengan membuat pengaduan online, saatnya kita juga berperan aktif Masyarakat kalau ada polisi yang ga netral, suka malak, atau nggak disiplin, silakan laporkan ke Propam Polri," tegas Sahroni.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA