Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Produk Industri Manufaktur Andalan Tampil di Hannover Messe

Rabu 14 Apr 2021 14:15 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Hiru Muhammad

Gelaran Hannover Messe 2021 yang diselenggarakan secara virtual.

Gelaran Hannover Messe 2021 yang diselenggarakan secara virtual.

Foto: Dok. Han
Sejumlah perusahaan memaerkan produk unggulan yang mampu menembus pasar global

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA--PT. Barata Indonesia (Persero) menjadi salah satu dari 156 perusahaan asal Indonesia yang berpartisipasi dalam pameran industri internasional bergengsi, Hannover Messe 2021 Digital. Barata Indonesia menjadi salah satu dari 13 BUMN yang dipilih Kementerian BUMN untuk mengikuti pameran Hannover Messe, karena dinilai produk-produk manufaktur yang diproduksi mampu bersaing di pasar internasional.

Direktur Utama Barata Indonesia, Fajar Harry Sampurno mengatakan, dalam pameran tersebut, perusahaan memamerkan produk-produk andalan. Terutama produk yang mampu menembus pasar internasional seperti komponen pembangkit listrik serta komponen kereta api yang telah di ekspor ke berbagai negara.

"Pameran Hannover Messe 2021 Digital merupakan kesempatan yang baik bagi perseroan untuk memperkenalkan industri manufaktur tanah air kepada pasar luar negeri," kata Fajar di Surabaya, Rabu (14/4).

Fajar melanjutkan, salah satu pesan yang ingin disampaikan melalui pameran tersebut adalah, kualitas produk yang dihasilkan industri manufaktur tanah air memiliki kualitas yang baik dan mampu berbicara di panggung internasional. Ia mencontohkan komponen pembangkit listrik hasil produksi Barata Indonesia, seperti Condenser, LP Outer Casing, Combustion Chamber, LP Inner Casing, serta Blade Ring.

Komponen-komponen tersebut telah tersebar di pembangkit lisrik di berbagai belahan dunia. Seperti Panama, Argentina, Brasil, Uruguay, Irak, Dubai, Pakistan, Bangladesh, Jepang, dan Korsel. "Produk komponen kereta api yang kami produksi juga telah dipercaya oleh klien di Amerika Serikat, Meksiko, Kanada, Australia, serta Rusia," ujarnya.

Selain mempromosikan industri manufaktur Tanah Air, Fajar juga berharap pameran Hannover Messe 2021 Digital mampu menjadi panggung penjalin kerja sama strategis baru dalam skema global supply chain.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA