Masjid Kontroversial di India Dibuka Selama Ramadhan

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah

 Rabu 14 Apr 2021 13:00 WIB

Masjid Kontroversial di India Dibuka Selama Ramadhan. Petugas pemadam kebakaran menyemprot disinfektan di Nizamuddin di New Delhi, India, Kamis (2/4). Komunitas Jamaah Tabligh menggelar pertemuan di wilayah tersebut awal bulan ini dimana sejumlah jamaah positif corona atau Covid-19. Foto:

Masjid tersebut ditutup selama 13 bulan karena dianggap menyebarkan Covid-19.

“Selain itu, tidak ada tempat keagamaan yang dapat memberikan daftar tetap peserta yang diharapkan untuk menghadiri kebaktian tertentu, karena semua tempat ibadah terbuka dan siapa pun dapat pergi beribadah apakah seseorang menganut agama tertentu atau bukan,” katanya.

Nizamuddin Markaz menjadi pusat kritik pada Maret 2020 setelah beberapa anggota yang menghadiri acara Jemaat Tabligh dinyatakan positif Covid-19. Setelah acara tersebut, banyak anggota yang pindah kembali ke negara asalnya dengan beberapa menunjukkan gejala virus corona.

Pemerintah federal yang dipimpin oleh Partai Bharatiya Janata (BJP) pro-Hindu dan beberapa media menuduh sekitar 30 persen dari total infeksi India disebabkan oleh acara Tablighi.

 

Minoritas agama seperti Kristen dan Muslim mengatakan India telah menyaksikan peningkatan polarisasi agama sejak berkuasa pada 2014. India memproyeksikan dirinya sebagai pendukung umat Hindu, mendukung kelompok Hindu untuk mempercepat tindakan mereka mengubah India menjadi negara yang hanya beragama Hindu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X