Saturday, 2 Zulqaidah 1442 / 12 June 2021

Saturday, 2 Zulqaidah 1442 / 12 June 2021

Bima Arya Sebut HRS Enggan Berikan Hasil Tes Usap

Rabu 14 Apr 2021 12:35 WIB

Red: Indira Rezkisari

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto (kanan). Bima Arya Rabu (14/4) menjadi saksi untuk persidangan Habib Rizieq Shihab di PN Jakarta Timur.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto (kanan). Bima Arya Rabu (14/4) menjadi saksi untuk persidangan Habib Rizieq Shihab di PN Jakarta Timur.

Foto: Humas Pemkot Bogor
Ketika itu HRS perlu dites usap karena pernah kontak erat dengan pasien positif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wali Kota Bogor, Bima Arya, dalam sidang di PN Jakarta Timur mengatakan Rizieq Shihab menyampaikan penolakannya untuk menjalani tes usap melalui surat yang disampaikan kepada dirinya.

"Kami tunggu hingga hari Sabtu (28/11/2020). Tapi yang saya terima justru surat Rizieq kepada saya, tetapi disampaikan secara terbuka. Surat tertulis yang menyebutkan dia (Rizieq Shihab) tidak berkenan untuk menyampaikan hasil swab PCR," kata Bima Arya dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4).

Bima mengatakan, Rizieq Shihab melakukan tes usap tanpa sepengetahuan Satgas Covid-19 Kota Bogor dan juga pihak RS UMMI sebagai rumah sakit rujukan. Padahal sebelumnya, Bima sudah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga Rizieq Shihab yang diwakili oleh Hanif dalam melakukan prosedur tes usap.

Pihak keluarga Rizieq Shihab pun menyetujui untuk dilakukan tes usap di RS UMMI. Saat itut mereka juga disebut bersedia menyampaikan laporan hasil tes usap tersebut kepada pihak Satgas Covid-19.

"Beliau menyampaikan konfirmasi siap menyampaikan laporan swab kepada satgas," ujar Bima Arya.

Bima mengatakan bahwa perlu dilakukan tes usap kepada Rizieq Shihab karena ada indikasi yang bersangkutan pernah menjalin kontak erat dengan orang-orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. "Ada informasi yang kami dapatkan beliau kontak erat dengan orang-orang yang dinyatakan positif antara lain Wali Kota Depok dan saya sampaikan kepada dokter Andi Tatat. Dan setuju untuk dites PCR," jelas Bima Arya.

Bima mengatakan bahwa sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor ia baru mengetahui hasil tes usap Rizieq Shihab dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di kepolisian. "Setelah saya dapatkan informasi dari Bareskrim," imbuhnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA