Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

PBB Serukan Gencatan Senjata di Yaman Selama Ramadhan

Rabu 14 Apr 2021 12:27 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini

 Reruntuhan sisa perang di Kota Sana

Reruntuhan sisa perang di Kota Sana

Foto: EPA-EFE/Yahya Arhab
gencatan senjata bertujuan agar warga Yaman dapat menjalankan ibadah puasa ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, SANAA -- Utusan PBB untuk Yaman, Martin Griffiths mendesak semua pihak yang bertikai di negara itu agar melakukan gencatan senjata selama ramadhan. Griffiths mengatakan, gencatan senjata bertujuan agar warga Yaman dapat menjalankan ibadah puasa ramadhan dengan aman dan damai.

“Saya menyerukan kepada semua pihak untuk membungkam senjata dan mengizinkan orang Yaman untuk merayakan bulan dengan aman dan bermartabat,” ujar Griffiths dilansir Anadolu Agency, Rabu (14/4).

Baca Juga

"Saya berharap bulan suci kali ini dapat merefleksikan belas kasih dan memberikan kesempatan kepada kita untuk berkumpul bersama keluarga," kata Griffiths menambahkan. 

Yaman telah dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota, Sanaa. Krisis meningkat pada 2015 ketika koalisi pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara yang bertujuan untuk menggulung kembali keuntungan teritorial Houthi.

Menurut perkiraan PBB, konflik di Yaman telah merenggut 233 ribu nyawa. Sementara jutaan lainnya menghadapi kelaparan dan membutuhkan bantuan kemanusiaan. 

Baca juga : Pertahanan Israel Lemah dari Serangan Drone?

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA