Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Fakta Menarik Usai Laga PSG Vs Bayern Muenchen

Rabu 14 Apr 2021 09:25 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Penyerang Bayern Muenchen, Choupo Motin menyundul bola yang menjebol gawang PSG, dalam leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (14/4) dini hari WIB.

Penyerang Bayern Muenchen, Choupo Motin menyundul bola yang menjebol gawang PSG, dalam leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (14/4) dini hari WIB.

Foto: istimewa/tangkapan layar
PSG sukses menembus semifinal dua musim beruntun pertama kali sejak musim 1994/1995.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Paris Saint-Germain (PSG) takluk 0-1 oleh Bayern Muenchen dalam leg kedua babak perempat final Liga Champions, Rabu (14/4) dini hari WIB. Namun, Les Parisiens tetap menjadi klub yang berhak lolos ke semifinal.

Satu-satunya gol dicetak oleh striker Bayern Muenchen, Eric Choupo-Moting di menit ke-40. Absennya Robert Lewandowski ditengarai menjadi salah satu penyebab tumpulnya penyelesaian FC Hollywood.

Agregat 3-3 membawa PSG ke semifinal karena unggul gol tandang. Wakil Prancis itu akan menunggu hasil Manchester City melawan Borussia Dortmund untuk babak empat besar. Laman BBC Sport pada Rabu (14/4), merangkum lima fakta menarik usai laga PSG kontra Bayern Muenchen.

- Bayern Muenchen adalah tim kelima sebagai juara bertahan Liga Champions yang gagal menembus semifinal. Hal serupa pernah dialami oleh FC Porto, Liverpool, Barcelona, dan AC Milan.

- PSG sukses menembus semifinal dua musim berturut-turut pertama kali sejak musim 1994/1995.

- PSG pertama kali gagal mencetak gol di kandang sejak 24 pertandingan. Terakhir kali terjadi saat menahan imbang 0-0 Real Madrid pada 2015 lalu.

- Eric Choupo-Moting mencetak empat gol di lima pertandingan Liga Champions setelah hanya membukukan dua gol dalam 20 pertandingan.

- David Alaba mencatat 425 pertandingan bersama Muenchen di semua kompetisi. Ia menyamai rekor klub milik Franck Ribery sebagai pemain non-Jerman dengan angka yang sama.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA