Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Tersingkir di Paris, Neuer Masih Sesalkan Hasil di Muenchen

Rabu 14 Apr 2021 06:25 WIB

Red: Endro Yuwanto

Kiper Bayern Muenchen Manuel Neuer.

Kiper Bayern Muenchen Manuel Neuer.

Foto: EPA-EFE/LARS BARON
Musim ini Muenchen hanya berpeluang menambah satu trofi lagi yaitu Bundesliga Jerman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kiper Bayern Muenchen Manuel Neuer masih menyesalkan hasil kekalahan 2-3 yang diderita timnya di Muenchen dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam leg pertama perempat final Liga Champions pekan lalu. Pasalnya, akibat hasil itu, Muenchen harus tersingkir dari Liga Champions kendati memenangi leg kedua dengan skor tipis 1-0 atas PSG di Parc des Princes, Paris, Rabu (14/4) WIB.

Dua hasil itu membuat perempat final berkedudukan akhir agregat 3-3, tetapi PSG berhak melaju berbekal keunggulan produktivitas gol tandang.

"Kami tidak tersingkir karena hasil malam ini, hasil di Muenchen seharusnya lebih baik," kata Neuer kepada stasiun TV Sky Germany selepas laga, sebagaimana dilansir laman resmi UEFA, Rabu. "Hasil di Muenchen sungguh membuat frustrasi karena kami membuang banyak sekali kesempatan."

Pada leg pertama, Muenchen memang tampil sangat mendominasi dan melepaskan 31 percobaan tembakan sepanjang laga, 25 kali lebih banyak dibandingkan PSG. Namun Muenchen kalah efisien, sebab PSG mampu mengkonversi separuh dari peluang menjadi gol, sedangkan Thomas Mueller dkk cuma meraih dua gol.

Kekecewaan serupa juga disampaikan oleh Mueller, yang menilai ia bersama rekan-rekannya sudah mempertaruhkan segalanya di dua leg perempat final.

"Secara keseluruhan, sangat mengecewakan kami harus tersingkir, walau menang di Paris. Kami mempertaruhkan darah, keringat, dan air mata untuk dua pertandingan ini," jelas Mueller. "Kami punya tim yang luar biasa di atas lapangan, tapi bukannya tanpa kesalahan. Hormat saya bagi Paris, cara mereka menyerang sangat luar biasa."

Dengan hasil di Paris, dipastikan status juara bertahan Muenchen hanya akan berlaku sampai partai final musim ini digelar di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul, Turki, pada 29 Mei nanti.

Juru taktik Muenchen Hansi Flick, yang mematok standar terlalu tinggi berupa raihan trigelar di setengah musim pertamanya menangani tim, musim ini hanya berpeluang menambah satu trofi lagi setelah Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub, yakni gelar juara Bundesliga Jerman. Muenchen masih harus berjibaku menjaga keunggulan lima poin di puncak klasemen, dengan musim hanya menyisakan enam putaran pertandingan lagi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA