Rabu 14 Apr 2021 06:10 WIB

KAI Belum Layani Penjualan Tiket untuk Perjalanan Mei

Hingga kini KAI baru melayani penjualan tiket untuk perjalanan di bulan April.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya
Sejumlah calon penumpang duduk di ruang tunggu Stasiun Pasar Senen di Jakarta, Senin (22/2/2021). PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI hingga saat ini baru melayani penjualan tike keteta api (KA) jarak jauh hingga keberangkatan 30 April 2021.
Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Sejumlah calon penumpang duduk di ruang tunggu Stasiun Pasar Senen di Jakarta, Senin (22/2/2021). PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI hingga saat ini baru melayani penjualan tike keteta api (KA) jarak jauh hingga keberangkatan 30 April 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI hingga saat ini baru melayani penjualan tike keteta api (KA) jarak jauh hingga keberangkatan 30 April 2021. VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan penjualan tiket KA jarak jauh untuk perjalanan Mei 2021 belum dibuka. 

“Untuk keberangkatan bulan Mei 2021, KAI masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah terkait detail pengaturan moda transportasi kereta api,” kata Joni dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (13/4). 

Baca Juga

Joni menegaskan, KAI mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait pengaturan moda transportasi pada masa mudik Lebaran Idul Fitri 2021. Dia menuturkan, KAI berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Saat ini regulasi larangan mudik sudah diterbitkan Satgas Covid-19 dan Peraturan Menteri Perhubungan. Hanya saja, setiap ditjen perhubungan darat, laut, udara, dan kereta api belum menerbitkan regulasi petunjuk teknis untuk pelaksanaan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

“Perjalanan kereta api saat ini masih mengacu pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 27 Tahun 2021,” jelas Joni.

Saat ini, untuk memenuhi persyaratan naik KA jarak jauh,  KAI menyediakan layanan pemeriksaan Genose seharga Rp 30 ribu di 44 stasiun. Begitu juga dengan Rapid Test Antigen seharga Rp 85 ribu di 42 stasiun.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement