Masjid Al-Markaz Al-Islami Kurangi Jatah Buka Puasa

Red: Agung Sasongko

 Selasa 13 Apr 2021 23:45 WIB

Suasana Masjid Al-Markaz Al-Islami Foto: Antara/Arnas Padda Suasana Masjid Al-Markaz Al-Islami

Masjid Al-Markaz Al-Islami Kota Makassar, harus mengurangi jatah buka puasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami Kota Makassar, Sulawesi Selatan, harus mengurangi jatah buka puasa."Buka puasa tetap kita laksanakan hanya saja jatahnya dikurangi, biasanya saat Ramadhan, normal makanan nasi dos sampai 1.200 porsi, kita kurangi setengahnya," kata Imam Besar Masjid Al-Markaz KH M Muammar Bakry, Selasa (13/4).

Selain mengurangi jatah makanan buka puasa, untuk menghindari kerumunan orang, jamaah akan dibagikan lebih awal serta jarak duduk diatur sebelum berbuka puasa.Bahkan beberapa lokasi di masjid telah dipasangkan papan pemberitahuan mengenai aturan terkait protokol kesehatan bagi jamaah yang mau beribadah.

Mulai dari penggunaan masker, pemakaian penyanitasitangan serta menjaga jarak.Selain pengurangan jatah berbuka puasa, pengurus masjid juga tidak menyelenggarakan kegiatan maupun lomba-lomba antar majelis taklim, anak remaja masjid dan lainnya sebagai upaya untuk menghindari potensi penyebaran virus Covid-19.

Baca Juga

Ketika ditanya soal operasional pasar Ramadhan di sekitar kompleks masjid yang menjajakan menu buka puasa serta pakaian, apakah tetap dibuka, kata dia, tetap ada tetapi jumlahnya dibatasi. 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X