Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Pascapandemi, Permintaan Produk Alami di Saudi Meningkat

Rabu 14 Apr 2021 02:29 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Gita Amanda

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Foto: Pixabay
Pasar produk organik berkembang dengan sangat cepat di masa pandemi

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Pascapandemi Covid-19, permintaan produk perawatan kulit berbahan alami di Saudi semakin meningkat. Banyak yang mengadopsi gaya hidup dan praktik yang lebih sehat, mencari produk alami untuk meningkatkan kesehatan mereka dan mencegah penyakit, yang mengakibatkan meningkatnya permintaan akan produk kecantikan lokal yang ramah lingkungan, alami, dan organik.

Peningkatan tersebut juga diakui berbagai perusahaan perawatan kulit berbahan dasar organik di Saudi. Salah satunya Sun Pharmacy sebagai penyedia perawatan kulit berbasis organik pertama di Saudi.

“Ada permintaan yang meningkat untuk produk kami saat pandemi, karena orang-orang menjadi lebih sadar akan kesehatan mereka dan mereka menginginkan gaya hidup yang lebih sehat,” ujar Amani Daghriri, pemilik Sun Pharmacy dikutip Arab News, Selasa (13/4).

Terlebih, kata Daghriri, saat ini ada peralihan belanja masyarakat ke e-commerce, yang memungkinkan lebih banyak orang untuk mengetahui dan mencoba produknya melalui platform yang ada. Daghriri menambahkan, hingga kini di Saudi juga sudah semakin banyak orang yang memprioritaskan bahan dan formula untuk kulit, sesuai permintaan.

“Menggunakan bahan kimia memang merusak kulit, tetapi memberi 'makan kulit' Anda dengan produk alami yang mirip dengan struktur sel dan tubuh kita (bisa) membantu menjaga kilau dan kesehatannya,” katanya.

Dia menilai, pertumbuhan pasar yang pesat di bidang perawatan kecantikan berbasis hasil alam, membuktikan peningkatan kesadaran masyarakat untuk mulai beralih dari cara tradisional. Pasar organik itu, kata dia, berkembang dengan sangat cepat.

Dia mengatakan, investasi di bidang ini memang membutuhkan pengetahuan tentang bagaimana menghasilkan produk dengan baik untuk mendapatkan kepercayaan. Kendati demikian, Sun Pharmacy disebutnya telah menjadi salah satu badan usaha yang diizinkan oleh Saudi Food and Drugs Authority (FDA) untuk mendirikan labnya sendiri dan memproduksi produknya sendiri, karena telah melalui proses yang ada.

“Prosedur FDA jauh lebih mudah saat ini daripada di masa lalu bagi mereka yang bekerja di bidang kami,” kata Daghriri.

Selain Sun Pharmacy, platform daring Saudi yang berfokus pada perawatan kulit secara organik juga bermunculan. Salah satunya adalah startup kosmetik yang berkembang melalui media sosial, Essence (@essence__sa). Mereka, adalah startup Saudi berbasis Instagram yang menawarkan produk perawatan mandiri buatan tangan alami kepada konsumen Saudi.

“Kami selalu bersemangat menggunakan perawatan kulit alami, dan kami ingin berbagi favorit kami dengan pelanggan dan orang-orang yang memiliki minat yang sama seperti kami,” kata pengurus usahanya, Lujain Malibari.

Tak hanya wanita, para pria kata Malibari juga semakin banyak yang tertarik dengan pengobatan alami untuk kulit mereka. Pilihan itu, dinilainya semakin tumbuh dan beriringan dengan rasa keingintahuan mereka.

Baik Essence maupun Sun Pharmacy adalah merek kebanggaan lokal Saudi yang berbasis di Jeddah yang diluncurkan dari rumah. Kedua bisnis tersebut terdaftar di Maroof, sebuah platform yang diluncurkan oleh Kementerian Perdagangan dan Investasi untuk toko online.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA