Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Tahun Lalu Pendapatan MIND ID Tegerus 17,4 Persen

Selasa 13 Apr 2021 12:40 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya

Logo MIND ID.

Logo MIND ID.

Foto: mind.id
MIND ID berhasil mencatatkan laba pada tahun 2020 sebesar 698 ribu dolar AS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mining Industrial Indonesia (MIND ID) holding pertambangan indonesia mencatatkan pendapatan pada 2020 sebesar 66,5 juta dolar AS. Pendapatan ini turun 17,4 persen dibandingkan 2019 sebesar 80,6 juta dolar AS.

Dikutip dari laporan keuangan MIND ID yang tercatat di Singapore Stock Exhange (SGX), MIND ID berhasil mencatatkan laba pada tahun 2020 sebesar 698 ribu dolar AS. Angka ini memang lebih baik daripada tahun 2019 MIND ID merugi 1,2 juta dolar AS.

Salah satu penopang laba di tahun ini, karena MIND ID mendapatkan setoran laba dari PT Freeport Indonesia pada 2020 sebesar 2,09 juta dolar AS. Padahal tahun lalu, PTFI bahkan masih mencatatkan kerugian sebesar 576 ribu dolar AS.

Baca Juga

Pendapatan grup pada tahun 2020 ditopang dari penjualan emas sebesar 19,3 juta dolar AS. Kemudian dari penjualan batu bara sebesar 17,2 juta dolar AS. Penjualan dari logam timah dan tin solder menopang 14,3 juta dolar AS.

Jika dibandingkan 2019, penjualan tiga sektor penopang pendapatan grup holding ini mengalami penurunan. Penjualan emas di tahun 2019 tercatat sebesar 22,4 juta dolar AS. Sedangkan batubara tercatat 21,4 juta dolar AS dan Logam timah sebesar 18,1 juta dolar AS.

Sedangkan dari sisi jasa permunian pada tahun 2020 grup holding pertambangan merosot tajam. Pendapatan dari jasa pemurnian pada tahun 2019 tercatat sebesar 703 ribu dolar AS, sedangkan di 2020 hanya sebesar 379 ribu dolar AS.

Dari total penjualan tiga komoditas tersebut baik mengalami penurunan yang tajam dari sisi ekspor. Total ekspor komoditas grup holding pada 2020 tercatat hanya 24,2 juta dolar. Angka ini turun dibandingkan realisasi 2019 yang sebesar 48,6 juta dolar AS.

Meski begitu, dari sisi konsusmi dalam negeri mengalami peningkatan sebesar 40,6 persen. Tercatat penjualan dalam negeri untuk semua komoditas grup holding sebesar 32,7 juta dolar AS. Naik dibandingkan realisasi 2019 yang sebesar 19,4 juta dolar AS.

Dari total kinerja grup holding pertambangan di 2020, grup holding pertambangan menyetorkan Royalti dan Pajak kepada pemerintah sebesar 2,2 juta dolar AS. Angka ini turun dibandingkan setoran ke negara di 2019 yang sebesar 2,7 juta dolar AS.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA