Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

John Doerr, di Balik Kesuksesan Raksasa Teknologi

Selasa 13 Apr 2021 12:12 WIB

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id

Kisah Orang Terkaya: John Doerr, Pemimpin Investasi di Balik Kesuksesan Raksasa Teknologi (Foto: Matt Rourke/Associated Press)

Kisah Orang Terkaya: John Doerr, Pemimpin Investasi di Balik Kesuksesan Raksasa Teknologi (Foto: Matt Rourke/Associated Press)

Doerr juga mendukung beberapa wirausahawan paling sukses di dunia.

Investor John Doerr adalah ketua perusahaan modal ventura Kleiner Perkins yang sebelumnya bernama Kleiner Perkins Caufield & Byers. Ia salah satu orang terkaya di dunia berharta USD12,4 miliar (Rp181 triliun).

Pria kelahiran 29 Juni 1951 ini sempat ditunjuk pada Februari 2009 sebagai anggota Dewan Penasihat Pemulihan Ekonomi Presiden untuk memberikan nasihat dan nasihat kepada Presiden dan pemerintahannya dalam mencoba memperbaiki kemerosotan ekonomi Amerika.

Doerr lahir di St. Louis, Missouri dari lima bersaudara, Doerr lulus dari Chaminade College Preparatory School di St. Louis dan memperoleh gelar BS dan MS gelar di bidang teknik kelistrikan dari Rice University dan gelar MBA dari Harvard Business School pada tahun 1976.

Baca Juga: Kisah Orang Terkaya: Nathan Blecharczyk, CTO Pertama Airbnb Berharta Rp181 Triliun

Sejak bergabung dengan firma modal ventura Kleiner Perkins Caufield & Byers pada 1980, dia mensponsori serangkaian investasi yang menghasilkan penciptaan lebih dari 150 ribu pekerjaan baru. Setelah memperoleh pengalaman dalam mengelola orang dan pemasaran, ia menjadi ahli dalam mengubah ide terbaik wirausahawan menjadi bisnis brilian.

Catatan sukses Doerr dalam memilih perusahaan yang tepat pada waktu yang tepat telah menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh di Silicon Valley, dan salah satu pemodal ventura terbaik di dunia.

Sebelum bergabung dengan Kleiner Perkins Caufield & Byers, Doerr bergabung dengan Intel Corporation pada tahun 1974 tepat ketika perusahaan itu mengembangkan mikroprosesor 8080 8-bit. Dia pun menjadi salah satu tenaga penjualan Intel yang paling sukses. Dia juga memegang beberapa paten untuk perangkat memori.

Setelah itu, ia bergabung dengan Kleiner Perkins Caufield & Byers. Dan sejak itu, telah mengarahkan pendanaan modal ventura ke beberapa perusahaan teknologi paling sukses di dunia termasuk Compaq, Netscape, Symantec, Sun Microsystems, drugstore.com, Amazon.com, Intuit, Macromedia , dan Google.

Tak hanya itu, Doerr juga telah mendukung beberapa wirausahawan paling sukses di dunia, termasuk Larry Page, Sergey Brin, dan Eric Schmidt dari Google; lalu Jeff Bezos dari Amazon.com; dan Scott Cook dan Bill Campbell dari Intuit.

Doerr ikut mendirikan dan melayani sebagai dewan New Schools Venture Fund, sebuah reformasi pendidikan dan piagam dana sekolah umum, dan TechNet, jaringan kebijakan CEO teknologi tinggi yang menganjurkan pendidikan dan reformasi litigasi, serta kebijakan untuk ekonomi inovasi.

Keberhasilannya dalam modal ventura telah menarik perhatian nasional; ia telah dan saat ini terdaftar di "Daftar Midas" eksklusif majalah Forbes dan secara luas dianggap sebagai salah satu pemodal ventura teknologi terkemuka di dunia.

Pada tahun 2008 ia mengumumkan bersama Steve Jobs the Kleiner Perkins USD100 juta iFund, menyatakan iPhone lebih penting daripada komputer pribadi. Pada bulan April 2010, ia bersama dengan anggota iFund lainnya mengumumkan peningkatan nilai iFund sebesar USD100 juta lagi, menjadikan iFund kumpulan investasi terbesar di dunia dalam industri aplikasi telepon seluler.

Maka tak aneh ketika Doerr juga menjabat di dewan direksi Google, Amyris Biotech, dan Zynga. Doerr juga memimpin investasi Kleiner Perkins senilai USD150 juta di Twitter.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA