Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Aries Susanti 'Sang Spiderwoman' Jadi Sosok Inspirasi

Selasa 13 Apr 2021 05:54 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Atlet panjat tebing putri Indonesia Aries Susanti Rahayu

Atlet panjat tebing putri Indonesia Aries Susanti Rahayu

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Membangun kredibilitas sebagai pengusaha yang berempati di saat krisis sangat penting

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aries Susanti Rahayu, juara dunia panjat tebing asal Indonesia, tampak dikisahkan secara heroik dalam sebuah video berdurasi 3,5 menit. Ia memanjat pohon, bermain bersama temannya di desa.

Rumahnya yang sederhana, ibunya yang harus ke luar negeri untuk bekerja jadi tenaga kerja wanita (TKW), ayahnya yang harus merantau ke kota untuk menghidupi keluarganya, mengisahkan dengan cukup detail, kisah sang 'Spiderwomen' sungguhan itu.

Berdasarkan rilis yang diterima pada Senin (12/4), video tersebut bagian dari kampanye yang dikerjakan dan diaktiviasi oleh Fortuna, sebuah perusahaan advertising dan public relations yang telah berusia puluhan tahun asal Indonesia.

Kampanye yang terintegrasi ini meliputi iklan TV, kegiatan digital, aktivasi, program tanggung jawab sosial perusahaan dan hubungan masyarakat ini bertujuan untuk menginspirasi masyarakat menjadi lebih bertahan dan penuh harapan.

Berpusat pada kisah tiga sosok Indonesia, Kampanye “Kepercayaan yang Kokoh Selamanya” diluncurkan melalui iklan TV (TVC), konten online, dan aktivasi digital. Film pertama menceritakan kisah seorang Aries Susanti Rahayu, atlet panjat dinding yang mengejutkan semua orang dengan kecepatan dan komitmennya. Dia adalah pemegang rekor dunia perempuan panjat tebing dan juara dunia.

Sosok kedua yang diceritakan yaitu Dr. Artrien Ardhiputri, Sp.P, M. Biomed., yang merupakan seorang ahli paru, seorang ibu, dan seorang istri. Artrien tertular Covid-19 saat merawat pasiennya dan harus menjalani isolasi mandiri, terpisah dari keluarga dan anak-anaknya.

Sosok terakhir adalah Risqi. Seorang pemilik bisnis event yang pernah sukses yang terpaksa menutup usahanya akibat pandemi Covid-19. Tapi dia tidak berhenti di situ.

Menurut Sasa Ratna Puspita, Chief Executive Officer Fortuna Group, di masa sulit seperti ini, konsumen tidak ingin terus dibombardir iklan, namun justru menginginkan brand yang dapat memberikan dukungan dan bimbingan.

Sebagai mitra yang baik dan penjaga merk Semen Tiga Roda, pihaknya yakin bahwa hanya dengan pendekatan yang berempati dan bertanggung jawab, komunikasi yang disampaikan dapat membawa makna bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.

Ini, tentu saja, tanpa melupakan apa yang selalu diwakili oleh merk dagang yaitu tentang kekuatan dan kepercayaan. “Membangun kredibilitas sebagai pengusaha yang berempati di saat krisis sangatlah penting,” ujar Sasa, dalam rilisnya.

Sementara Gavin Simpson, Creative Creative Officer Fortuna mengatakan, melalui cerita individu-individu ini, pihaknya ingin menggalang masyarakat Indonesia dan menginspirasi mereka untuk kembali berharap. Dengan bersinar terang dan merayakan orang Indonesia yang memiliki kekuatan dan keyakinan yang tak tergoyahkan.

“Bagaimanapun, masa-masa sulit tidak akan bertahan, hanya orang-orang tangguhlah yang akan bertahan," kata Gavin.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA