Dilarang, Warga Tetap Jalani Tradisi Balimau

Red: Agung Sasongko

 Senin 12 Apr 2021 23:34 WIB

Sejumlah warga mandi-mandi di kawasan Cek Dam Koto Tuo, Padang, Sumatera Barat,  Senin (12/4/2021). Warga menjalankan tradisi Balimau, atau mensucikan diri menjelang memasuki satu Ramadhan dengan mandi bersama keluarga dan kerabat di sungai. Foto: Antara/Iggoy el Fitra Sejumlah warga mandi-mandi di kawasan Cek Dam Koto Tuo, Padang, Sumatera Barat, Senin (12/4/2021). Warga menjalankan tradisi Balimau, atau mensucikan diri menjelang memasuki satu Ramadhan dengan mandi bersama keluarga dan kerabat di sungai.

Ratusan warga Kota Padang, Sumatera Barat, tetap melakukan tradisi balimau.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Ratusan warga Kota Padang, Sumatera Barat, tetap melakukan tradisi mandi bersih jelang Ramadhan atau "balimau" di Bendungan Lubuk Rayo Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah.

Salah seorang warga Ad (38) di Padang, Senin mengatakan dirinya datang ke bendungan itu untuk "mandi balimau". Warga Tabing ini datang ke lokasi pemandian itu karena tidak jauh dari rumahnya.

"Saya datang bersama keluarga untuk 'mandi balimau', hal seperti ini biasa kami lakukan untuk membersihkan diri menyambut bulan Ramadhan," kata dia.

Baca Juga

Sementara itu warga lainnya, Ilen (43) datang bersama keluarga ke lokasi tersebut."Anak-anak saja yang mandi, saya lihat dari atas saja, belum mandi, mungkin menunggu matahari sedikit terbenam agar tidak terasa panas," katanya.

"Saya ke sini membawa nasi, lauk dan gorengan untuk dimakan bersama. Biasanya kan kalau habis berenang anak-anak pada lapar," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X