Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

PBB: Sekitar 11.000 Orang di Yaman Hidup dengan HIV

Selasa 13 Apr 2021 01:04 WIB

Red: Nur Aini

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mengatakan bahwa hampir 11.000 orang di Yaman hidup dengan human immunodeficiency virus (HIV).

Hanya 50 persen dari fasilitas perawatan kesehatan di Yaman berfungsi penuh

IOM mengatakan hanya 50 persen dari fasilitas kesehatan di Yaman yang berfungsi penuh dan persediaan medisnya juga sangat terbatas, sementara diperkirakan ada 11.000 penderita HIV yang berjuang untuk bertahan hidup di negara itu.

“Ketika konflik pecah di Yaman, sebagian besar perabot dan peralatan fasilitas ART rusak, mengakibatkan layanan hampir berhenti selama lebih dari tiga tahun,” ungkap laporan itu.

Menanggapi kebutuhan mendesak untuk memulihkan situs tersebut, OIOM mendukung Program Pengendalian AIDS Nasional (NACP) di Aden. Melalui Dana Global untuk Memerangi AIDS, Tuberkulosis, dan Proyek Tanggap Timur Tengah Malaria, IOM dapat membantu merehabilitasi fasilitas tersebut.

“Rehabilitasi termasuk menyediakan furnitur, AC dan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK),” katanya.

Laporan tersebut menambahkan bahwa pada akhir tahun 2020, hampir 3.000 orang dengan HIV terdaftar di fasilitas ART di Provinsi Aden, Ta'iz, Hadramawt, Sana'a dan Al Hodeidah, sementara lebih dari 360, atau hampir 20 persen di antaranya, mendapat perawatan di fasilitas Aden.

Yaman telah dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa.

Konflik berkepanjangan itu telah menyebabkan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, di mana hampir 80 persen atau sekitar 30 juta rakyat Yaman membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan, sedangkan lebih dari 13 juta orang menderita kelaparan.

 

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/pbb-sekitar-11000-orang-di-yaman-hidup-dengan-hiv/2205676
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA