Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Tol Cikampek II Elevated Dinamai Syekh MBZ, Ini Alasannya

Senin 12 Apr 2021 12:24 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Agus Yulianto

Sejumlah kendaraan melintasi jalan tol layang (elevated) Jakarta-Cikampek II. Ruas jalan ton ini secara resmi berganti nama menjadi Jalan Syekh Mohammed Bin Zayed per Senin (12/4).

Sejumlah kendaraan melintasi jalan tol layang (elevated) Jakarta-Cikampek II. Ruas jalan ton ini secara resmi berganti nama menjadi Jalan Syekh Mohammed Bin Zayed per Senin (12/4).

Foto: ANTARA/ Fakhri Hermansyah
Nama Jalan Presiden Jokowi lebih dulu dilakukan Pemerintah UEA di Abu Dhabi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah resmi mengubah penamaan Jalan Tol Cikampek II Elevated (layang) menjadi Jalan MBZ (Syekh Mohammed Bin Zayed) per Senin (12/4). Syekh MBZ adalah putra mahkota Abu Dhabi sekaligus komandan tertinggi Angkatan Darat Uni Emirat Arab (UEA). Ternyata, perubahan nama ini dilatari alasan khusus. 

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjelaskan, penamaan Jalan Tol Layang Cikampek II menjadi Jalan MBZ merupakan simbol hubungan baik yang dijalin antara Indonesia dan Uni Emirat Arab, khususnya dalam bidang ekonomi. Yang terhangat adalah investasi dalam jumlah besar yang dilakukan UEA ke Indonesia melalui INA, sebuah lembaga pengelolaan Sovereign Wealth Fund (SWF) yang dibentuk pemerintah awal 2021 ini. 

"Dalam bidang ekonomi, investasi dari UEA merupakan salah satu investasi terbesar di Indonesia, baik untuk pembangunan infrastruktur atau dukungan terakhir dalam volume besar kepada INA. Jadi, lembaga SWF Indonesia yang dibentuk beberapa waktu lalu," ujar Pratikno dalam peresmian nama Jalan MBZ, Senin (12/4). 

Baca juga : In Picture: Nama Tol Layang Japek Menjadi Tol Mohamed Bin Zayed

Selain itu, penamaan Jalan MBZ juga merespons penamaan Jalan Presiden Jokowi yang lebih dulu dilakukan Pemerintah UEA di sebuah ruas jalan di Abu Dhabi. Nama Presiden Jokowi digunakan sebagai nama sebuah ruas jalan yang membentang dari Abu Dhabi National Exhibition Center menuju arah kompleks kedutaan. 

"Ini juga merupakan sebuah penghormatan kepada bangsa Indonesia yang diberikan oleh Pemerintah UEA, khususnya Syekh MBZ. Itulah latar belakang dari perubahan nama ini," kata Pratikno. 

Baca juga: Tol Layang Japek Ganti Nama Jadi Sheikh Mohamed Bin Zayed

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA