Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sengketa Masjid-Kuil Terjadi di Uttar Pradesh

Ahad 11 Apr 2021 13:26 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Muhammad Fakhruddin

Aktivis Muslim berjalan selama unjuk rasa menentang RUU Petani di Kolkata, India Timur, 11 Desember 2020. Para petani di seluruh India menuntut pengembalian tiga RUU Agri dari Pemerintah Pusat dan RUU Listrik 2020, yang menyatakan bahwa ini bertentangan dengan kepentingan dari para petani. Ribuan petani berkumpul dan mencoba melintasi titik-titik perbatasan New Delhi yang tertutup rapat untuk mengadakan protes terhadap undang-undang pertanian baru Pemerintah. Para petani telah dihentikan oleh polisi di berbagai titik di luar perbatasan Delhi yang terhubung dengan negara bagian tetangga Haryana dan Uttar Pradesh

Aktivis Muslim berjalan selama unjuk rasa menentang RUU Petani di Kolkata, India Timur, 11 Desember 2020. Para petani di seluruh India menuntut pengembalian tiga RUU Agri dari Pemerintah Pusat dan RUU Listrik 2020, yang menyatakan bahwa ini bertentangan dengan kepentingan dari para petani. Ribuan petani berkumpul dan mencoba melintasi titik-titik perbatasan New Delhi yang tertutup rapat untuk mengadakan protes terhadap undang-undang pertanian baru Pemerintah. Para petani telah dihentikan oleh polisi di berbagai titik di luar perbatasan Delhi yang terhubung dengan negara bagian tetangga Haryana dan Uttar Pradesh

Foto: EPA-EFE/PIYAL ADHIKARY
Mahkamah Agung India pada Maret lalu setuju untuk meninjau kembali.

IHRAM.CO.ID,NEW DELHI -- Pengadilan di negara bagian Uttar Pradesh, India mengeluarkan perintah pemeriksaan terkait sengketa masjid dan kuil yang terletak secara berdampingan. Pengadilan di kota Varanasi pada Kamis (1/4) meminta Survei Arkeologi India (ASI) untuk mencari informasi apakah Masjid Gyanvapi yang diperkirakan berusia puluhan abad dibangun di atas tanah

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA