Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Maher Zain Rilis EP Nour Ala Nour Jelang Ramadhan

Ahad 11 Apr 2021 10:30 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Yudha Manggala P Putra

Maher Zain dalam video klip Ramadan Gana.

Maher Zain dalam video klip Ramadan Gana.

Foto: Youtube/Awakening Music
'Ramadan Gana' dipilih menjadi singel perdana dirilis dari album mini Maher Zain.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Musisi Maher Zain merayakan kedatangan bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dengan merilis album mini (EP) yang diberi judul Nour Ala Nour. Karya yang diproduksi Awakening Music itu bermakna "cahaya di atas cahaya".

Album menghadirkan enam lagu baru plus satu tembang bonus. Mulai 9 April 2021, satu lagu dari EP akan dirilis hari Jumat pukul 12.00 GMT tiap pekan di semua layanan streaming dan YouTube. Lagu terakhir akan dirilis pada 12 Mei, sebelum Idul Fitri.

"Saya sudah lama memiliki lagu-lagu ini dalam bentuk demo, dan telah menunggu waktu yang tepat untuk membagikannya kepada dunia. Saya pikir bulan Ramadhan adalah kesempatan yang ideal untuk melakukannya, mengingat sifat dari lagu-lagu ini, pesannya, dan suasana hati yang reflektif secara keseluruhan," kata Maher.

Dia menjelaskan, penikmat musik akan mendengarkan berbagai lagu yang mengangkat tema spiritual dalam EP. Maher ingin membawa pendengar melalui perjalanan yang dimulainya lebih dari 10 tahun yang lalu menuju aktualisasi diri.

"Aktualisasi diri yang lebih dalam dan kedamaian batin; waktu yang lebih baik dari Ramadhan - waktu refleksi spiritual, peningkatan diri dan pengabdian - untuk melakukan perjalanan batin ini," ujar Maher lewat pernyataan resminya.

"Ramadan Gana" (Ramadhan telah datang pada kita) dipilih menjadi single pertama. Lagu dan video musiknya telah dirilis pada 9 April 2021. Maher yang merupakan musisi asal Swedia berdarah Lebanon melakukan pengambilan gambar di Kairo, Mesir.

Lagu ini merupakan hit yang mengudara di radio-radio nasional Mesir sekitar 1943, dibawakan pertama kali oleh musisi legendaris Mesir, Abdel-Mottaleb. Maher Zain menghidupkan kembali nuansa klasik itu dengan aransemen musik yang baru.

Dia juga menyesuaikan dengan lirik lagu anyar dan melodi berbeda, namun tetap menjaga paduan suara yang disukai di Timur Tengah dan sekitarnya. Untuk menulis lirik, Maher bekerja sama dengan penulis lagu Palestina Anwer Hussam.

Dia juga menggandeng musisi Mesir Aziz Elshafie untuk lagu "Nour Ala Nour", kemudian penulis lirik dan komposer Yaman, Ahmed AlYafaie di lagu "Qalbi Sajad". Komposer Mesir Ahmed Zaeem di lagu "Huwa Ahmadun", serta komposer Mesir Dr Dalia Emara di lagu "Laytaka Ma’ana".

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA