Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Pertamina Pastikan Fasilitas dan Pasokan Energi Jatim Aman

Ahad 11 Apr 2021 02:33 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Friska Yolandha

Sejumlah karyawan dan tamu hotel The Balava keluar untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi di Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat titik pusat gempa terjadi di 82 km sebelah barat Kabupaten Malang dengan kekuatan 6.7 SR serta berlangsung selama 30 detik.

Sejumlah karyawan dan tamu hotel The Balava keluar untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi di Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat titik pusat gempa terjadi di 82 km sebelah barat Kabupaten Malang dengan kekuatan 6.7 SR serta berlangsung selama 30 detik.

Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto
Tidak ada dampak dari gempa 6,7 SR terhadap operasional distribusi energi di Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sarana dan Fasilitas Distribusi di Jawa Timur dipastikan aman pasca Gempa 6,7 skala richter (SR) yang melanda Kabupaten Malang pada Sabtu (10/4) pukul 14.00 WIB. Pasokan kebutuhan akan energi dalam bentuk bahan bakar minyak (BBM), Liquified Petroleum Gas (LPG) produk turunan lainnya seperti pelumas serta petrokimia di wilayah Jawa Timur juga dipastikan aman tersedia tanpa kendala. 

Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Idhani, menyampaikan bahwa tidak ada dampak insiden dari Gempa 6,7 SR terhadap operasional distribusi energi di Jawa Timur. 

"Sebanyak 2 Integrated Terminal, 4 Fuel Terminal, 4 DPPU,  6 Supply Point LPG, dan 920 SPBU berada dipastikan berada dalam kondisi aman untuk terus menyediakan energi bagi masyarakat Jawa Timur," ujar Deden. 

Baca Juga

Sementara itu, di Wilayah Malang Raya sebagai wilayah yang terdampak. Pertamina juga terus memastikan lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Agen LPG berada dalam kondisi aman untuk mendistribusikan energi kepada masyarakat. 

"Sebanyak 80 SPBU, 62 Agen LPG PSO, dan 9 Agen LPG NPSO juga tetap beroperasi normal pasca gempa yang terjadi siang tadi. Sebanyak 1 SPBU dan 1 SPBN terdapat kerusakan minor pada tembok bangunan, namun tidak mempengaruhi operasional distribusi di lapangan," tambah Deden.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA