Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Syakir Daulay, Gen-Sy yang Terapkan Hidup Seimbang

Sabtu 10 Apr 2021 22:30 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Syakir Daulay, aktor, penyanyi dan Youtuber muslim

Syakir Daulay, aktor, penyanyi dan Youtuber muslim

Foto: istimewa
Syakir Daulay bagian dari Gen-Sy yaitu milenial muslim yang sedang mencari jati diri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Syakir Daulay dikenal sebagai aktor muda Indonesia yang memulai perjalanan kariernya di dunia entertainment Tanah Air sejak 2016. Dengan membintangi beberapa judul sinetron islami Syakir juga seorang penyanyi lagu religi serta saat ini aktif sebagai Youtuber

Syakir saat diwawancara pada podcast #HarMONEYLife oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Jumat (9/4), mengaku bahwa dirinya merupakan Gen-Sy.

Banyak orang yang belum mengetahui apa itu Gen-Sy? Gen-Sy (baca: Gen-Si) pertama kali dicetuskan oleh Ivan Ally, SVP of Corporate Secretary and Marketing Communication Group PT Bank Syariah Indonesia. Berbeda dengan generasi lainnya yang dikelompokkan berdasarkan klasifikasi usia, Gen-Sy merupakan generasi yang melihat pentingnya keseimbangan hidup, khususnya antara duniawi dan rohani. 

Masa muda tidak lepas dengan yang namanya menjalani passion atau hobi, mencari jati diri, dan bereksplorasi. Gen-Sy juga bisa menjalankan itu semua, tapi tercermin dari sudut pandang dan kebiasaannya yang sudah lebih matang dan paham tentang keseimbangan. Hal itu tercermin dari pengaturan keuangan mereka, contohnya, tetap bisa hangout di coffee shop terbaru. Di sisi lain, mereka uga tidak lupa punya perencanaan untuk membeli rumah.

Sama halnya dengan Syakir yang mengaku lebih memilih gaya hidup sederhana di masa mudanya agar tidak mengalami kesulitan finansial di masa tua. "Memenuhi kebutuhan lebih baik daripada memenuhi keinginan untuk dipamerkan," ucap Syakir.

Presiden Ijo Tomat (Ikatan Jomblo Terhormat) tersebut mulai terbiasa mengatur keuangan sendiri sejak 2009, ketika harus merantau ke Jakarta pafa usianya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Menurut Syakir, lika-liku permasalahan keuangan anak muda dimulai ketika sudah semakin beranjak dewasa. 

Hal itu ketika seeeorang telah memiliki pemasukan sendiri dan godaan duniawi gaya hidup yang beragam. Meski begitu, Syakir tetap konsisten dengan prinsipnya untuk rajin menabung sejak muda dan hidup sederhana sebagai bentuk meneladani Allah SWT.

Hal ini dibenarkan oleh Yuswohady, yang menyebutkan, Gen-Sy muncul salah satunya berasal dari generasi milenial Muslim yang merupakan experience-seeker. Mereka kerap mencari pengalaman seru dan menyenangkan, dan tidak ingin melewatkan momen penting dalam hidupnya. Meski begitu, kegiatan terwebut tetap sejalan dengan kaidah agama maupun nilai-nilai kebaikan yang mereka pegang.

“Inspirasi ini datang dari generasi millennial yang sekarang sudah menginjak usia dewasa - sudah banyak yang memiliki keluarga sendiri - mulai mengalami pergeseran preferensi. Dari yang sebelumnya YOLO, FOMO, tapi kini sudah mulai bergeser mencari ‘keseimbangan’ dalam hidup,” jelas Yuswohady pada salah satu yang diwawancarainya. 

"Sekarang, buat mereka seru saja tidak cukup. Harus juga diimbangi dengan sisi kebaikan atas semua hal yang mereka lakukan."

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA