Ahad 11 Apr 2021 00:54 WIB

Pemuda Persis Gelar Muktamar XIII di Bandung

Muktamar XIII jadi momentum penegasan khitah dan kiprah Pemuda Persis

Rep: Mabruroh/ Red: Esthi Maharani
Pemuda Persatuan Islam (Persis) menggelar Muktamar XIII dengan mengangkat tema “Teladan Pembangun Peradaban” Jumat -Ahad (8-13/4).
Foto: Istimewa
Pemuda Persatuan Islam (Persis) menggelar Muktamar XIII dengan mengangkat tema “Teladan Pembangun Peradaban” Jumat -Ahad (8-13/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemuda Persatuan Islam (Persis) melaksanakan Muktamar XIII dengan mengangkat tema 'Teladan Pembangun Peradaban'. Hajat akbar 5 tahunan ini juga menjadi momentum penegasan khitah dan kiprah Pemuda Persis untuk umat dan bangsa Indonesia.

Tema tersebut diharapkan menjadi tema pemersatu (kalimatun sawa) seluruh muktamirin, sehinga melahirkan tanggung jawab moral bersama dalam diri kader akan tugas penting yang ada di setiap pundak anggota Pemuda Persis. Tugas utama nan mulia tersebut haruslah terinternalisasi serta menjadi kebanggaan yang melahirkan kerja-kerja luar biasa untuk pembangunan kebudayaan di tengah masyarakat.

"Tugas inilah yang diharapkan jadi peneguh bahwa melalui visi besarlah yang membesarkan suatu organisasi," kata Kominfo PP Pemuda Persis, Hendi Santika dalam siaran pers, Sabtu (10/4).

Tema ini kata Hendi, diharapkan mampu menjadi inpsirasi bagi pemuda Indonesia. Tidak bisa kita pungkiri kata dia, bahwa hari ini urgensi keteladanan kian penting dan genting terlebih bagi bangsa ini yang akan menghadapi surplus usia produktif.

"Tak terkecuali dalam kondisi pandemi saat ini bagaimana kiprah pemuda harus dapat menjadi teladan yang memberikan dampak positif bagi penanganan covid-19, hingga berbagai dampak sosial yang dirasakan langsung masyarakat," ujar Hendi.

Ada 3 spirit besar yang akan terealisasi dalam muktamar XIII ini. Pertama, spirit evaluatif, melalui laporan pertanggungjawaban, mengukur pencapaian organisasi dalam apa yang sudah direncanakan dan dilakukan bersama.

Kedua, spirit continiuous improvement, semangat pembenahan dan keberlanjutan melalui paninjauan konstitusi Pemuda Persis dan perumusan rencana strategis yang diharapkan melahirkan sistem yang terus lebih adaptif terhadap tantangan dakwah. Ketiga, spirit estafeta kepemimpinan, aspek ketiga ini begitu lekat dengan semangat evaluasi dan pembenahan, tanpa ditopang oleh peta pencapaian serta sistem yang kuat maka estafeta kepemimpinan akan hampa karena berfokus pada siapa akan menumpulkan kita membahas apa yang dibutuhkan.

"Tiga spirit ini jadi tugas melekat para peserta sebagai misi bersama yang dijalankan dengan khidmat, penuh tanggung jawab sehingga dapat menghasilkan keteduhan," jelasnya.

Muktamar XIII Pemuda Persis sendiri akan dilaksanakan di Bandung, kota kelahiran Pemuda Persis, Kota yang secara historis dikenal sebagai kota intelektual bahkan kota pergerakan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement