Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Markaz Dakwah UMM Bangun Sumur di Beberapa Daerah

Jumat 09 Apr 2021 19:33 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Erik Purnama Putra

Markaz Dakwah Universitas Muhammadiyah Malang memiliki program membangun sumur di daerah yang membutuhkan.

Markaz Dakwah Universitas Muhammadiyah Malang memiliki program membangun sumur di daerah yang membutuhkan.

Foto: Dok UMM
Bentuk syiar yang dilakukan Muhammadiyah membangun sumur bagi warga membutuhkan.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Markaz Dakwah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memberikan bantuan berupa pembangunan sumur di daerah yang membutuhkan air. Program bantuan sumur sudah mulai dilaksanakan sejak Februari 2021.
 
Kepala Markaz Dakwah UMM, Jamal menjelaskan, program baru tersebut awalnya berupa bantuan pembangunan masjid. Kemudian akhirnya diubah menjadi bantuan sumur karena beberapa faktor.

Salah satunya akibat pandemi Covid-19 yang kondisi di lapangan tak kunjung membaik. Pandemi Covid-19 membuat jumlah dana untuk program pembangunan masjid menjadi berkurang. "Karena transfer uang antarnegara dibatasi saat pandemi," katanya di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (8/4).

Menurut Jamal, donatur dalam program bantuan masjid berasal dari negara Arab. Mereka sangat termotivasi membangun sumur karena sesuai dengan hadist Rasulullah SAW. Isinya, yaitu sedekah terbaik adalah membangun masjid dan sumur.

Adapun mengenai program bantuan sumur, kata dia, telah terealisasi di beberapa daerah yang membutuhkan. Kabupaten Banyuwangi, Lumajang, dan Probolinggo menjadi daerah yang mendapatkan bantuan sumur, karena relatif susah air. Program bantuan sumur juga dilengkapi dengan bor, pipa, keran dan mesin pompa air.

"Kami memang berniat memberikan bantuan sumur ke daerah yang membutuhkan. Mengingat Malang yang memiliki air yang melimpah, jadi kami fokuskan ke daerah-daerah tersebut," kata Jamal yang kelahiran Banyuwangi.

Dia berharap, bantuan sumur dapat mengubah pandangan masyarakat terhadap Muhammadiyah yang dinilai condong pada aspek akademika. Pandangan awal Muhammadiyah yang hanya fokus di pendidikan, sambung dia, dapat berubah menjadi Muhammadiyah yang juga memberikan bantuan serta manfaat bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, Jamal juga menuturkan, para donatur sangat menyukai program tepat guna seperti masjid dan sumur. Jamal meyakini, bantuan pembuatan sumur dapat mempermudah kehidupan manusia, terutama karena kebutuhan air tercukupi. Selanjutnya, juga sebagai bentuk syiar Islam yang dilakukan oleh Muhammadiyah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA