Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Adakah Dampak Negatif Mengonsumsi Kopi Decaf?

Jumat 09 Apr 2021 06:40 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadhani/ Red: Dwi Murdaningsih

Kopi (ilustrasi)

Kopi (ilustrasi)

Foto: Pxhere
Kopi decaf direndam dengan zat kimia untuk menghilangkan kafein.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebanyakan orang yang meminum kopi karena ingin mendapatkan "tendangan" kesegaran dari kafein. Namun, ada pula penggemar kopi yang menghindari asupan kafein sehingga memilih opsi kopi tanpa kafein atau decaf.

Meski sebagian orang memandang kopi decaf lebih sehat, Dr William Li justru mengungkapkan hal yang sebaliknya. Menurut Presiden Angiogenesis Foundation tersebut, beberapa jenis kopi decaf dapat memberikan dampak buruk bila dikonsumsi secara rutin dan dalam jangka waktu yang lama.

Dalam proses produksi sebagian kopi decaf, lanjut Dr Li, biji kopi direndam dalam pelarut kimia untuk menghilangkan kafein di biji kopi. Sebagian pelarut tersebut merupakan pelarut yang sama dengan yang digunakan dalam pencair cat dinding atau penghilang cat kuku.

"Biji kopi direndam dalam sebuah pelarut kimia yang mengeluarkan kafein," kata Dr Li, seperti dilansir EatThis.

Salah satu pelarut utama yang kerap digunakan dalam membuat kopi decaf adalah methylene chloride. Penggunaan methylene chloride sebenarnya telah disetujui oleh FDA dalam beberapa kondisi.

Izin tersebut menunjukkan bahwa pelarut tersebut tidak beracun. Namun, bukan berarti pelatur kimia tersebut sehat untuk dicerna. Konsumsi kopi decaf dalam jumlah besar selama beberapa tahun tetap memiliki konsekuensi tersendiri.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengungkapkan bahwa paparan methylene chloride dapat mencederai mata, menyebabkan kantuk, pusing, hingga kesemutan pada tungkai. Environmental Protection Agency (EPA) telah melarang penggunaan methylene chloride pada penghilang cat untuk konsumen sejak 2019. Akan tetapi, pelarut kimia ini masih ditemukan pada beberapa produk pembersih.

Dalam investigasi, Clean Label Project berhasil mendeteksi methylene chloride pada merek-merek besar kopi decaf. Sebagian di antaranya adalah kopi Maxwell House Decaffeinated The Original Roast dan Kirkland Signature Decaffeinated Dark Roast dari Costco.

Bukan berarti semua kopi decaf dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Penikmat kopi decaf tetap bisa melanjutkan kegemaran mereka meminum kopi decaf. Akan tetapi, penikmat kopi decaf dianjurkan untuk memilih produk kopi decaf yang bebas dari zat kimia dan pelarut kimia. Bisa juga memilih produk kopi decaf yang sudah disertai label atau sertifikasi organik.

Sumber: https://www.eatthis.com/one-major-side-effect-of-drinking-decaf-coffee/

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA