Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Atasi NSH, Louvre Dewa United Jaga Peluang ke Play-off IBL

Jumat 09 Apr 2021 00:34 WIB

Red: Israr Itah

Pemain Louvre Dewa United Jamarr Andre Johnson mencetak double double 20 poin dan 17 rebound saat timnya mengalahkan NSH Mountain Gold 68-62.

Pemain Louvre Dewa United Jamarr Andre Johnson mencetak double double 20 poin dan 17 rebound saat timnya mengalahkan NSH Mountain Gold 68-62.

Foto: IBL Indonesia
Louvre Dewa United mengalahkan NSH Mountain Gold 68-62 di gelembung IBL, Kamis (8/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Louvre Dewa United menghentikan laju dua kekalahan beruntun di kompetisi IBL Pertamax 2021. Jamarr Andre Johnson dkk mengatasi perlawanan NSH Mountain Gold 68-62 di gelembung IBL, Robinson Resort Cisarua, Bogor, Kamis (8/4) malam. Hasil ini sekaligus menjaga peluang tim asuhan Andika Supriadi Saputra menuju babak play-off dari Divisi Merah.

Dalam gim ini, Jamarr mencetak double-doble dengan 20 poin dan 17 rebound. Kevin Moses mengemas 16 angka, Dio Tirta mengumpulkan 14 angka dan Wendha Wijaya membuat 12 poin untuk Louvre. Di kubu NSH, Andre Rorimpandey membuat 19 angka dan Rizky Effendy mencetak 13 poin.

Baca Juga

Louvre bersaing dengan Bali United dan Bima Perkasa Jogja untuk memperebutkan dua tiket play-off yang tersisa di Divisi Merah. Hingga saat ini, Louvre dan Bali United sudah mengumpulkan 9 kemenangan dari 15 pertandingan dan menyisakan satu laga. Sementara Bima Perkasa baru mengoleksi 7 kemenangan, tapi masih punya dua gim sisa.

Peluang Bima Perkasa lolos hanya lewat menyapu bersih dua gim itu dengan kemenangan, sambil berharap salah satu dari Louvre atau Bali United tersandung di pertandingan akhir. Potensi dua rivalnya tersandung terbuka karena Louvre akan menghadapi Indonesia Patriots, sementara Bali United menghadapi juara Divisi Putih Satria Muda Pertamina.

Hanya, satu lawan Bima Perkasa juga tak mudah. Tim asuhan David Singleton harus menghadapi Prawira Bandung, tim peringkat dua Divisi Putih yang juga salah satu unggulan juara pada Jumat (9/4). Prawira dihuni MVP IBL musim lalu sekaligus andalan di timnas basket Indonesia saat ini, Abraham Damar Grahita.

Di sisi lain, kondisi Bima Perkasa juga pincang karena pada laga terakhir melawan Satria Muda dua pemain kuncinya, Ali Mustofa dan R Azzaryan Pradhitya mengalami cedera bahu. Namun kabar terbaru dari IBL pada Kamis malam menyebutkan Adhit dan Ali kemungkinan bisa dimainkan melawan Prawira setelah menjalani perawatan di RS Royal Progress dan mendapatkan pengesahan untuk kembali memasuki gelembung IBL.

Saat ini, peluang Bima Perkasa paling kecil di antara ketiga tim ini. Namun andai membuat kejutan mengalahkan Prawira, giliran Louvre dan Bali United yang harap-harap cemas karena wajib menang pada laga terakhir melawan tim kuat. Sebab di atas kertas, Bima Perkasa bisa mengalahkan Pacific Caesar, tim terlemah di IBL 2021 yang baru meraih satu kemenangan.

Jika catatan menang kalah ketiga tim ini di klasemen akhir Divisi Putih sama, Bima Perkasa diuntungkan keunggulan head to head pertemuan dengan Bali United dan Louvre sebelumnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA