Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Update BNPB: Korban Meninggal Banjir NTT 163 Orang

Jumat 09 Apr 2021 00:01 WIB

Red: Andri Saubani

Petugas dan anjing pelacak mencari korban hilang dalam bencana tanah longsor di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (8/4/2021). Hingga hari kelima pascabencana banjir dan tanah longsor di Flores Timur, pencarian korban hilang semakin digencarkan dengan mengerahkan lebih banyak alat berat, jumlah personel tim gabungan, dan anjing pelacak.

Petugas dan anjing pelacak mencari korban hilang dalam bencana tanah longsor di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (8/4/2021). Hingga hari kelima pascabencana banjir dan tanah longsor di Flores Timur, pencarian korban hilang semakin digencarkan dengan mengerahkan lebih banyak alat berat, jumlah personel tim gabungan, dan anjing pelacak.

Foto: ADITYA PRADANA PUTRA/ANTARA
Korban banjir terbanyak berada di Kabupaten Flores Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyatakan korban meninggal akibat Siklon Tropis Seroja, yang mengakibatkan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 163 orang. Korban terbanyak berada di Kabupaten Flores Timur.

"Secara keseluruhan untuk NTT korban meninggal sebanyak 163 orang dan 45 orang hilang," ujar Doni dalam konferensi pers virtual yang dipantau dari Jakarta, Kamis (8/4).

Doni menyebutkan korban meninggal terbanyak berada di Kabupaten Flores Timur khususnya di Pulau Adonara telah ditemukan 71 orang meninggal dunia, dan 5 masih hilang. Berikutnya di Kabupaten Lembata, sebanyak 43 orang meninggal dunia, dan 25 orang hilang.Kemudian di Kabupaten Alor, sebanyak 27 orang meninggal dan 14 hilang.

Baca Juga

Lalu Kabupaten Malaka enam orang meninggal, di Kabupaten Kupang tiga meninggal dunia dan satu Hilang sedangkan di Kota Kupang, enam orang meninggal. Adapun rincian berikutnya, di Kabupaten Sikka satu orang meninggal, Kabupaten Sabu Raijua ada dua meninggal dunia.

Selanjutnya di Kabupaten Rote Ndao dua orang meninggal, kemudian di Kabupaten Ngada dan Ende masing-masing satu orang meninggal dunia. Doni pun menyebutkan adanya korban meninggal dunia di Nusa Tenggara Barat akibat Siklon Tropis Seroja sebanyak dua orang.

"Jadi total seluruhnya mencapai 210 orang, NTT 208 orang, NTB dua orang," ujar Doni.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA