Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Wednesday, 13 Zulqaidah 1442 / 23 June 2021

Joe Biden Kontak Raja Yordania Usai Keretakan Kerajaan

Kamis 08 Apr 2021 15:07 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

 Presiden AS Joe Biden

Foto:
Kerajaan Yordania diguncang isu keretakan yang melibatkan pangeran

Raja Abdullah mengatakan, bahwa dia memutuskan untuk menangani konflik dengan Pangeran Hamzah dalam kerangka keluarga Hashemite. Dia juga mempercayakan langkah itu kepada paman mereka, Pangeran El Hassan bin Talal.

"Hamzah hari ini bersama keluarganya di istananya di bawah pengawasan saya, adapun aspek lainnya sedang dalam penyelidikan, sesuai hukum, sampai selesai, sehingga hasilnya akan ditangani dalam konteks kita sebagai lembaga negara, dengan cara yang menjamin keadilan dan transparansi," ujar Raja Abdullah.

Raja Abdullah II mengungkapkan keretakan kerajaan kepada publik yang terjadi pertama kalinya. Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di televisi, raja berbicara tentang krisis politik terburuk di Yordania dalam beberapa dekade, yang dipicu oleh dugaan persekongkolan yang melibatkan saudara seayah Pangeran Hamzah.

Pemerintah menuduh Hamzah sebagai bagian dari "rencana jahat" untuk mengguncang negara dengan dukungan asing. Mantan putra mahkota itu kemudian ditempatkan sebagai tahanan rumah, dan pihak berwenang menahan 18 orang lainnya termasuk mantan pejabat senior.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA