Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Vaksinasi Diharapkan Berdampak Pada Pemulihan Ekonomi

Jumat 09 Apr 2021 01:59 WIB

Red: Muhammad Hafil

Vaksinasi (ilustrasi)

Vaksinasi (ilustrasi)

Foto: Flickr
Yogyakarta Gencarkan Vaksinasi, Diharapkan Aktivitas Masyarakat Pulih Secara Berkala.

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Di pekan ini saja misalnya, dilakukan vaksinasi terhadap aparatur sipil negara (ASN), guru, tokoh masyarakat dan tokoh agama hingga pedagang pasar tradisional.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, dengan digencarkannya vaksinasi ini, diharapkan aktivitas masyarakat dapat pulih secara perlahan. Khusus untuk pedagang pasar, dilakukan vaksinasi untuk pedagang Pasar Giwangan untuk dosis kedua, Rabu (7/4).

"Mudah-mudahan setelah selesainya vaksinasi dosis kedua, maka ketahanan masyarakat dalam menghadapi pandemi ini akan meningkat dan aktifitas sehari-hari bisa pulih secara berkala," kata Heroe saat mengunjungi pelaksanaan vaksinasi pedagang di Puskesmas Pembantu Giwangan, Yogyakarta, Rabu (7/4).

Baca Juga

Melalui suntikan dosis kedua vaksin, kata Heroe, akan membentuk antibodi seseorang terhadap Covid-19. Sehingga, pedagang di pasar tradisional diharapkan terlindungi dari risiko penyebaran Covid-19.

"Setelah menerima vaksin dosis kedua maka para pedagang pasar Giwangan dalam empat belas hari ke depan akan memiliki daya tangkal atau imun," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Umbulharjo 1, Yunita Haryanti mengatakan, ada 500 pedagang yang menerima suntikan vaksin untuk dosis kedua. Namun, ada enam orang penerima vaksin yang tertunda.

"Sedangkan dosis pertama untuk tokoh masyarakat (yang juga divaksinasi dengan waktu yang sama dengan pedagang) hanya 11 orang (yang tertunda divaksin)," kata Yunita.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA