Wednesday, 9 Ramadhan 1442 / 21 April 2021

Wednesday, 9 Ramadhan 1442 / 21 April 2021

Muhaimin Harap Presiden Tambah Anggaran Kesehatan Santri 

Kamis 08 Apr 2021 13:17 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar

Foto: DPR
Menurut Muhaimin, belakangan ini, anggaran khusus kesehatan pesantren terhambat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Gus Ami) membuka Musyawarah Kerja Nasional dan Musyawarah Alim Ulama 2021. Dalam sambutannya, Muhaimin berharap agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) meningkatkan anggaran kesehatan santri. 

"Kami berharap ke depan anggaran untuk kesehatan pesantren ini semakin meningkat," kata Gus Ami dalam pembukaan Mukernas PKB dan Musyawarah Alim Ulama yang ditayang secara daring, Kamis (8/4).

Wakil ketua DPR itu mengatakan, lima tahun pemerintah memberi anggaran khusus kesehatan pesantren. Namun belakangan ini, anggaran tersebut mengalami hambatan. Ia menilai hambatan itu terjadi karena kondisi APBN yang tidak memadai.

Baca Juga

"Harapan besar kami pemerintah dan presiden memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terutama di bidang kesehatan santri di berbagai pelosok tanah air kita," ujarnya. 

Gus Ami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah mengeluarkan UU Pesantren yang juga telah ditindaklanjuti lewat Permenag Nomor 30/2020 dan 31/2021. Ia berharap Presiden agar tindak lanjut dari UU Pesantren dapat diteruskan melalui Perpres yang mengatur pelaksanaan peran pesantren.

"Bukan saja dalam mencerdaskan kehidupan bangsa tapi peran pesantren dalam membantu meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi," ucapnya. 

Gus Ami mengatakan Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB merupakan agenda rutin PKB. Agenda Mukernas PKB bertujuan mengonsolidasikan isu-isu strategis kepartaian. "Terutama menyiapkan ikhtiar PKB menghadapi recovery ekonomi, kesehatan, dan sosial," kata dia. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA