Ketika Umar Satukan Sholat Tarawih Jadi Berjamaah

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah

 Jumat 09 Apr 2021 06:55 WIB

Ketika Umar Satukan Sholat Tarawih Jadi Berjamaah. Foto:

Umar bin al-Khathab lantas mengumpulkan mereka di belakang satu imam.

Dari uraian tersebut, jelas bahwa Ahlus Sunnah merupakan orang-orang yang mengikuti ajaran Rasulullah. Sedangkan ahli bid'ah itu adalah orang-orang yang menampakkan suatu ajaran yang belum pernah ada sebelumnya, dan tidak ada pula sandarannya. 

Maka itulah ahli bid'ah bersembunyi di balik bid'ahnya. Berbeda dengan Ahlus Sunnah, mereka tidak menyembunyikan mazhabnya, perkataan mereka tampak jelas, mazhab mereka terkenal, dan bagi merekalah kesudahan yang baik. 

Diriwayatkan dari al-Mughirah bin Syu'bah Radhiyallahu Anhu, dia menuturkan Rasulullah SAW bersabda:

لا يَزَالُ ناسٌ من أُمَّتي ظاهرينَ على الحَقِّ ، حتى يأتِيَهم أمرُ اللهِ وهم ظاهِرونَ

"Akan selalu ada sekelompok orang dari umatku yang mereka ada di atas kebenaran, sampai ketetapan Allah mendatangi mereka, dan mereka tetap dalam keadaan demikian".

 

Dinukilkan oleh al-Bukhari dan Muslim di ash-Shahihain Muhammad bin Ismail al-Bukhari berkata: "Ali al-Madini berkata: 'Mereka adalah Ashabul Hadits (ahli hadits)'".

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X