Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Warga Yunani Dapatkan Alat Tes Covid-19 Gratis

Kamis 08 Apr 2021 06:07 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Teguh Firmansyah

Virus corona dalam tampilan mikroskopik. (ilustrasi)

Virus corona dalam tampilan mikroskopik. (ilustrasi)

Foto: EPA/CDC
Pembagian alat tes ini merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi lonjakan Covid.

REPUBLIKA.CO.ID, ATHENA -- Alat tes virus Corona penggunaan pribadi mulai berdatangan di apotek Yunani pada Rabu (7/4). Setiap penduduk berhak mendapatkan gratis satu alat tes per pekan sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi lonjakan kasus virus Corona dan rawat inap.

Menteri Kesehatan Pengganti, Vassilis Kontozamanis, mengatakan distribusi tes kepada penduduk akan dimulai pada Kamis (8/4). Tes tersebut melibatkan usap hidung sederhana dan mudah dilakukan tanpa perlu profesional perawatan kesehatan.

Tapi, alat ini telah tiba dalam paket 25 dan bukan sebagai kit individu. Kondisi ini memaksa apoteker untuk mengemasnya kembali buat didistribusikan. Kontozamanis mengatakan, pengiriman di masa depan akan dilakukan dalam kemasan individu.

Prioritas tes rumah pada awalnya diberikan kepada guru dan siswa sekolah menengah berusia 16-18 tahun. Upaya ini bersamaan dengan keputusan pihak berwenang untuk membuka kembali sekolah, setidaknya untuk kelas tertentu.

Namun, keputusan final belum ditentukan. Komite ahli medis Yunani yang menangani masalah virus Corona melakukan rapat pada Rabu. Mereka akan mengumuman tentang kriteria kondisi sekolah akan dibuka kembali pada malam hari.

Yunani telah berada di bawah pembatasan tipe penguncian sejak awal November. Sekolah-sekolah telah ditutup sejak itu, meskipun mereka dibuka kembali sebentar selama beberapa minggu awal tahun ini. Hanya sekolah pendidikan khusus yang tetap buka.

Negara berpenduduk 11 juta orang itu mengumumkan rekor jumlah kasus harian pada Selasa (6/4), dengan 4.309 kasus baru yang dikonfirmasi. Sedangkan 79 kematian baru dilaporkan, sehingga jumlah total kematian menjadi lebih dari 8.530.

sumber : AP
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA