Arab Saudi Bersiap Sambut Ramadhan dengan Dekorasi Khayamiya

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ani Nursalikah

 Kamis 08 Apr 2021 06:47 WIB

Arab Saudi Bersiap Sambut Ramadhan dengan Dekorasi Khayamiya. Dekorasi Ramadhan khayamiya. Warga Arab Saudi umumnya menghias rumah dengan khayamiya untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Foto: arab news Arab Saudi Bersiap Sambut Ramadhan dengan Dekorasi Khayamiya. Dekorasi Ramadhan khayamiya. Warga Arab Saudi umumnya menghias rumah dengan khayamiya untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Khayamiya terdiri dari warna merah, putih, serta biru

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Dalam menyambut Ramadhan yang kurang dari sepekan, keluarga di seluruh Arab Saudi mendekorasi rumah mereka. Ramadhan bukan hanya tentang puasa, sahur, dan sholat tarawih.

Banyak orang yang suka menghiasi rumah mereka dengan lentera, bulan sabit, lampu berkelap-kelip, dan kain yang warnanya terdiri dari merah, putih, serta biru. Berasal dari kata khayma, khayamiya adalah tekstil applique (perca) dekoratif yang memiliki pola geometris dan lengkung Arab yang berbeda.

Secara historis, telah digunakan untuk mendekorasi tenda di seluruh Timur Tengah dan diyakini berasal dari Mesir. Sejak saat itu menyebar ke wilayah lain.

Baca Juga

Khayamiya menjadi sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Pola tersebut banyak digunakan di taplak meja, bantal, aksesoris, gaun, cetakan, dan lain-lain.

Desain khayamiya yang paling populer adalah “street panel” yang berasal tidak lebih dari 50 tahun yang lalu di jantung pusat kota Kairo dekat Bab Zuwayla, salah satu gerbang kota tertua yang dibangun oleh Dinasti Fatimiyah pada 1092. Banyak toko di dekat Jalan Khayamiya dihiasi dengan khayamiya yang sangat artistik dalam segala bentuk dan ukuran.

Menurut salah seorang warga Jeddah, Um Al-Saad Mohammed, khayamiya menjadi populer di Arab Saudi berkat wanita Saudi yang memiliki afiliasi kuat dengan Mesir. “Sebagai seorang anak, saya sering mengunjungi Kairo bersama orang tua. Ayah saya selalu membawa kami ke kawasan Masjid al-Azhar. Di sana banyak sekali toko beragam,” kata Mohammed, dilansir Arab News, Kamis (8/4).

Baca juga : Masjid Riyadha Terima Permintaan Maaf Desainer Kaus Jay-Z

Jalan tersebut tidak sepopuler sekarang. Dia ingat dulu melihat tekstil besar berwarna merah, putih, dan biru yang melilit tiang besar menunggu untuk dijual. Kain itu digunakan untuk partisi di pesta pernikahan atau pertemuan sosial, kadang-kadang untuk pemakaman. Karena desainnya unik, Mohammed membawanya ke Saudi untuk dibagikan sebagai hadiah kepada keluarga dan teman atau dijual.

Saat ini, toko-toko di seluruh Arab Saudi menjual segala barang. Misal, gelas plastik, peralatan makan, taplak meja, penutup teko, dan pita segitiga yang didekorasi dengan desain khas merah, putih, dan biru. Semua itu akan diserbu pengunjung tidak lama lagi. Bagi warga Saudi, warna tersebut menambah rasa kegembiraan dalam merayakan Ramadhan, bulan yang mereka cintai. 

https://www.arabnews.com/node/1839251/saudi-arabia

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X