Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Pemkot Depok Imbau Warga Patuhi Prokes saat Ziarah Kubur

Rabu 07 Apr 2021 23:17 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Sejumlah warga berdoa di makam keluarganya di Tempat Pemakaman Umum (TPU). Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, mengimbau masyarakat yang melakukan ziarah ke makam keluarga agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Semua itu dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Sejumlah warga berdoa di makam keluarganya di Tempat Pemakaman Umum (TPU). Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, mengimbau masyarakat yang melakukan ziarah ke makam keluarga agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Semua itu dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
DLHK Depok berharap kegiatan ziarah kubur tidak membuat klaster baru

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, mengimbau masyarakat yang melakukan ziarah ke makam keluarga agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Semua itu dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

"Ziarah kubur atau yang sering disebut nyekar sudah menjadi tradisi di kalangan masyarakat. Namun, perlu diperhatikan juga prokesnya. Jangan sampai ziarah kubur menjadi klaster baru," ujar Kepala DLHK Kota Depok, Ety Suryahati di Balai Kota Depok, Rabu (7/4).

Menurut Ety, prokes yang wajib dilakukan adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, serta menghindari kerumunan. Pihaknya juga mengimbau agar peziarah tidak berdesakan. "Kalau memang penuh, lebih baik bergantian. Jadi, tidak berkerumun di satu tempat," terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya, memprediksi, puncak ziarah kubur akan terjadi pada H-2 Ramadan atau 11 April 2021. Untuk itu, pihaknya berpesan kepada para peziarah agar tetap mengikuti protokol kesehatan. “Puncaknya nanti, dua hari sebelum puasa. Mudah-mudahan masyarakat sudah teredukasi terkait prokes ini," harap Ety. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA