Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Monday, 4 Zulqaidah 1442 / 14 June 2021

Helikopter Ingenuity Berhasil Bertahan di Permukaan Mars

Selasa 06 Apr 2021 13:50 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Dwi Murdaningsih

Ingenuity

Ingenuity

Foto: nasa
Ingenuity sedang bersiap untuk terbang perdana di Mars pada 8 April mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Helikopter mini buatan Badan Antariksa Amerika (NASA) Ingenuity, telah mendarat di Mars pada Ahad (4/4). Pendaratan ini merupakan langkah penting bagi Ingenuity melanjutkan misinya menjelajahi Mars.

Ingenuity diketahui berada di perut robot Perseverance yang dikirim NASA ke Mars. NASA menyebut dalam unggahannya di Twitter bahwa Ingenuity sudah menjelajah 471 juta kilometer bersama Perseverance.

"Ini adalah pertama kalinya Ingenuity berada di permukaan Mars sendiri. Isolasi yang tepat, pemanas yang tepat dan energi yang cukup dalam baterainya untuk bertahan di malam yang dingin, yang merupakan kemenangan besar bagi tim.  Kami sangat senang untuk terus mempersiapkan Ingenuity untuk uji penerbangan pertamanya," kata Manajer Proyek Ingenuity di Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California Mimi Aung dikutip dari CNN, Selasa (6/4).

Baca Juga



Dia melanjutkan ketika Ingenuity benar-benar terbang, yang bisa terjadi paling cepat 11 April 2021 itu akan menjadi penerbangan pertama yang bertenaga dan terkontrol di planet lain.  Untuk menyambut prestasi pertama yang dilakukan di Bumi, Ingenuity membawa contoh kain dari pesawat Wright bersaudara, Flyer 1.

Helikopter pertama yang dikirim ke Mars menghadirkan tantangan bagi para insinyur yang merancangnya karena beberapa alasan. Helikopter itu harus cukup kecil untuk diselipkan di bawah penjelajah tanpa membahayakan rover Perseverance yang merupakan misi pertama untuk mencari bukti kehidupan mikroba kuno di Mars.

Helikopter juga harus ringan agar dapat terbang melalui atmosfer Mars, yang hanya memiliki satu persen atmosfer yang ada di Bumi. Sementara itu, helikopter harus masih memiliki cukup tenaga untuk memanaskan dirinya sendiri dan bertahan di malam Mars yang dingin.

Sifat tipis atmosfer di Mars membuatnya lebih sulit untuk menghasilkan daya angkat dan terbang tinggi. Segera setelah Perseverance menempatkan Ingenuity di tengah lapangan terbangnya, penjelajah itu mundur dari helikopter.  Ini memungkinkan susunan surya helikopter mengumpulkan sinar matahari kritis.

Perseverance mengirim kembali gambar dari empat kaki helikopter yang duduk di permukaan pada 4 April. Bilah helikopter, yang saat ini ditumpuk di atas satu sama lain, akan dirilis pada 7 April 2021. Tim misi di Bumi akan mengirimkan perintah ke helikopter untuk "menggoyangkan" bilahnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA