Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Kasus Terpapar Covid-19 di Bantul Bertambah 64 Orang

Jumat 02 Apr 2021 23:30 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Virus corona  (ilustrasi).

Virus corona (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Total kasus terinfeksi virus Covid di Bantul per Jumat (2/4) menjadi 10.172 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL  -- Kasus konfirmasi positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam sehari terakhir bertambah 64 orang. Dengan demikian total kasus terinfeksi virus Covid tersebut per hari Jumat (2/4) menjadi 10.172 orang.

Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bantul dalam keterangan resmi pada Jumat malam menyebut tambahan kasus baru tersebut berasal dari Kecamatan Sewon 12 orang, Kecamatan Bantul delapan orang, Kecamatan Pleret delapan orang, dan Kecamatan Pundong enam orang. Selanjutnya dari Kecamatan Jetis lima orang, dan Banguntapan lima orang.

Kemudian Srandakan, Pandak, dan Dlingo masing-masing empat orang. Sisanya dari Imogiri tiga orang, Bambanglipuro dua orang, Pajangan dua orang, serta dari Sedayu satu orang. Dalam periode yang sama terdapat pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 berjumlah 40 orang. Dengan demikian total kasus pulih dari Covid-19 di Bantul secara akumulasi sampai hari ini menjadi 9.037 orang.

Baca Juga

Sementara untuk kasus positif Cocid-19 yang meninggal pada hari ini tidak ada penambahan kasus. Sehingga jumlahnya tetap 278 kasus kematian. Dengan perkembangan kasus Covid-19 harian tersebut, maka data pasien positif domisili Bantul yang masih menjalani isolasi di sejumlah selter maupun rumah sakit lapangan per hari Jumat (2/4) berjumlah 857 orang.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Bantul Helmi Jamharis mengajak masyarakat Bantul bersama memutus rantai penyebaran virus corona dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.Selain itu juga disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan prinsip 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA