Jumat 02 Apr 2021 03:26 WIB

Sejumlah Ibu Rumah Tangga Dapat Bantuan Modal Rumah Zakat

Bantuan Rumah Zakat untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil.

Sebanyak 20 ibu rumah tangga yang ada di Desa Berdaya Baru mendapatkan bantuan modal usaha dan sarana dari Rumah Zakat.
Foto: Rumah Zakat
Sebanyak 20 ibu rumah tangga yang ada di Desa Berdaya Baru mendapatkan bantuan modal usaha dan sarana dari Rumah Zakat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGGAI -- Sebanyak 20 ibu rumah tangga yang ada di Desa Berdaya Baru mendapatkan bantuan modal usaha dan sarana dari Rumah Zakat. Bantuan tersebut diserahkan langsung di Rumah Muallaf Rumah Zakat Banggai, Senin (22/3).

Selama ini para ibu sudah menggeluti usaha kecil-kecilan sambil menjadi ibu rumah tangga. Ada yang menjual kue, nasi kuning dan milu siram. Ada juga yang mempunyai warung makan kecil-kecilan.

Baca Juga

Melalui program Desa Berdaya Baru yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2019, kedua puluh Ibu itu bisa mendapatkan bantuan dari Rumah Zakat. Menurut Rella Nurbaeti (Relawan Rumah Zakat), bantuan diberikan oleh Rumah Zakat untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil. Diharapkan dengan bantuan tersebut dapat berdaya dan menjadi pengusaha nantinya. Sehingga dana zakat bisa merubah keadaan seorang mustahik menjadi muzakki.

Rella menambahkan masing-masing dari mereka diberikan bantuan sejumlah Rp 2.100.000 untuk tahap pertama. Bantuan ini untuk menambah modal usaha dan memperbaiki sarana usaha. "Apalagi, para ibu akan segera menghadapi bulan Ramadhan. Minat konsumsi masyarakat Muslim biasanya meningkat. Sehingga bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran, kepada para mustahik yang sedang membangun usaha, dan tepat guna, karena akan dijadikan modal usaha menghadapi bulan Ramadhan," ungkap Rella.

Satu persatu para ibu yang telah menandatangani kwitansi bermaterai kemudian diberikan dana tunai sejumlah Rp 2.100.000 secara langsung oleh Relawan. Tidak lupa, di akhir acara, para ibu foto bersama dan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement