Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

AS Tinjau Sanksi Menyusul Kesepakatan Investasi China-Iran

Selasa 30 Mar 2021 17:29 WIB

Red: Nur Aini

Amerika Serikat akan mengevaluasi kesepakatan investasi antara China-Iran senilai 400 miliar dolar AS yang baru saja ditandatangani akhir pekan lalu.

Amerika Serikat akan mengevaluasi kesepakatan investasi antara China-Iran senilai 400 miliar dolar AS yang baru saja ditandatangani akhir pekan lalu.

Kerja sama di sektor pertahanan juga termasuk dalam perjanjian China-Iran

 

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat akan mengevaluasi kesepakatan investasi antara China-Iran senilai 400 miliar dolar AS yang baru saja ditandatangani akhir pekan lalu.

Baca Juga

"Kami tentu saja akan meninjau dan memastikan soal sanksi apa yang perlu diterapkan terkait perkembangan terbaru ini," kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki, Senin (29/3).

Pernyataan Psaki tersebut merujuk pengumuman Teheran dan Beijing tentang perjanjian kerja sama strategis selama 25 tahun yang merupakan bagian dari inisiatif "Belt and Road" China. Ini adalah proyek infrastruktur besar-besaran yang membentang dari Asia Timur hingga Eropa.

Kerja sama pada sektor pertahanan juga termasuk dalam perjanjian itu, sehingga dikhawatirkan dapat meningkatkan ketegangan dengan negara-negara Barat. Pernyataan gabungan yang dirilis usai penandatanganan perjanjian menyebutkan kedua belah pihak ingin "mempromosikan pembangunan dan kemitraan strategis yang komprehensif" melalui kesepakatan ini.

Kesepakatan senilai 400 miliar dolar AS telah berlangsung sejak Januari 2016 ketika Presiden China Xi Jinping menjadi pemimpin dunia pertama yang mengunjungi Iran setelah penandatanganan perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/as-tinjau-sanksi-menyusul-kesepakatan-investasi-china-iran-/2192313
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA