Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

IPB University Tindaklanjuti Kerja Sama dengan Microsoft

Senin 29 Mar 2021 22:51 WIB

Red: Irwan Kelana

Prof Arif Satria, rektor IPB University

Prof Arif Satria, rektor IPB University

Foto: Dok IPB University
Rektor: Dengan Microsoft akan banyak inovasi lanjutan IPB University.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- IPB University mulai menindaklanjuti kerja sama dengan PT Microsoft Indonesia. Sebelumnya kedua pihak telah sepakat menjalin kerjasama lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Februari 2021 lalu. Program-program kerja  sama tersebut dibahas dalam Kick Off Meeting yang dilakukan secara daring melalui platform Microsoft Teams, Kamis  (25/3).

Prof Arif Satria, rektor IPB University mengatakan, IPB University sejauh ini telah mengembangkan sejumlah inovasi berbasis teknologi 4.0 untuk pertanian. Penggunaan teknologi seperti satelit, deep learning, artificial intelligence (AI), hingga Internet of Things (IoT) hadir di setiap inovasi yang dihasilkan para pakar dan civitas IPB University baik dari hulu hingga hilir.

Salah satu inovasi tersebut, rektor menyebut Nutrigads. Sebuah teknologi pertanian presisi yang dapat digunakan untuk fertigasi (pemupukan dan irigasi secara bersamaan). “Nutrigads diharapkan mampu menjadi best management practice bagi para petani di skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” kata Arif Satria seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Selain itu, Prof Arif juga mengenalkan berbagai inovasi IPB University untuk bidang perkebunan sawit. Sebut saja Precipalm, aplikasi berbasis satelit yang dapat memberikan rekomendasi nutrisi dan pemupukan kepada petani. Dengan Precipalm, diyakini akan dapat meningkatkan efisiensi pemupukan hingga 20 persen.

“Masih banyak lagi inovasi yang bisa terus kita kembangkan dan saya yakin dengan Microsoft akan banyak inovasi lanjutan untuk menemukan hal-hal baru yang bermanfaat bagi pertanian Indonesia,” ujar Prof Arif saat memberikan paparannya.

Bagi Microsoft Indonesia, kemitraan dengan IPB University merupakan refleksi bagaimana kedua pihak dapat bekerja sama berdampingan untuk berdayakan Indonesia. Tak hanya dengan IPB University, kerja  sama ini juga turut melibatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian serta beberapa startup, salah satunya Bukalapak.

photo
Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia, Mohamed Haris Bin Izmee  (Foto: Dok IPB University)
Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia, Mohamed Haris Bin Izmee mengatakan, terdapat empat pilar dalam kerja  sama IPB University dan Microsoft. Pertama, untuk mengembangkan pusat kompetensi pada domain agromaritim 4.0. Kedua, program keterampilan siswa pada teknologi microsoft dalam peningkatan pada platform keterampilan digital.

Ketiga, pengembangan kemitraan strategis dengan IPB University dan pemerintah daerah untuk mengatasi implementasi e-agriculture sekaligus mendukung pembangunan ekonomi. Terakhir, memodernisasi infrastruktur dan aplikasi IT.

“Semangat partnership ini tidak hanya tentang Microsoft dan IPB University namun tentang bagaimana membuat dampak di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Panji Wasmana, National Technology Officer Microsoft Indonesia memaparkan secara terperinci program-program kerja  sama yang akan dilakukan. Salah satunya adalah mengenai AI Business School. Menurutnya, saat ini ada satu request yang konsisten bahwa AI menjadi salah satu hal yang menarik bagi semua industri.

“AI Business School merupakan pembelajaran secara gratis yang memberikan high level understanding tentang AI. Bagaimana penerapan AI ke dalam berbagai macam industri. Serta hal-hal yang perlu diperhatikan secara organisasi untuk bisa mengadopsi AI secara lebih baik,” terangnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA