Selasa 30 Mar 2021 00:01 WIB

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Lampung Naik Lagi

Pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia juga bertambah tiga orang.

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Andri Saubani
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pekerja bandara saat vaksinasi massal, di Bandara Radin Inten II Lampung Selatan, Lampung, Jumat (26/3/2021). Bandara Radin Inten II memberikan vaksinasi kepada 420 pekerja bandara untuk penanganan pandemi COVID-19 terutama jelang pelaksanaan mudik Idul Fitri 2021.
Foto: Antara/Ardianysah
Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pekerja bandara saat vaksinasi massal, di Bandara Radin Inten II Lampung Selatan, Lampung, Jumat (26/3/2021). Bandara Radin Inten II memberikan vaksinasi kepada 420 pekerja bandara untuk penanganan pandemi COVID-19 terutama jelang pelaksanaan mudik Idul Fitri 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Setelah sempat menurun sepekan terakhir, jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Lampung naik lagi pada Senin (29/3). Penambahan pasien positif 61 orang, pasien sembuh bertambah 46 orang, dan pasien positif meninggal dunia juga bertambah tiga orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana mengatakan, penambahan pasien positif 61 orang tersebut tersebar di 10 dari 15 kabupaten/kota di Lampung. Terbanyak dari Kota Bandar Lampung 16 orang, Lampung Utara 14 orang, Pringsewu 9 orang, Lampung Tengah 6 orang, Lampung Timur dan Lampung Barat masing-masing 4 orang, Metro 3 orang, Pesawaran dan Lampung Selatan masing-masing 2 orang, dan Tulangbawang 1 orang.

Baca Juga

“Dari 61 kasus konfirmasi positif, hasil tracing 21 orang, kasus baru 40 orang, pasien isolasi mandiri 34 orang, dan pasien dirawat di rumah sakit 27 orang,” kata Reihana dalam keterangan persnya di Bandar Lampung, Senin (29/3).

Selain penambahan pasien positif, ia mengatakan terdapat juga pasien positif yang sembuh sebanyak 46 orang. Semuanya tersebar di sembilan kabupaten/kota di Lampung. Kota Bandar Lampung 13 orang, Lampung Utara dan Lampung Tengah masing-masing 7 orang, Tulangbawang dan Metro masing-masing 4 orang, Pesawaran, Lampung Selatan, dan Lampung Timur masing-masing 3 orang, Pringsewu 2 orang.

Sedangkan pasien positif yang meninggal dunia, Reihana yang juga kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung mengatakan masih ada tambahan tiga orang. Yakni dari Kota Bandar Lampung, Kota Metro, dan Kabupaten Lampung Timur.

Menurut dia, berdasarkan data dalam dua pekan terakhir angka reproduksin efektif Covid-19 di Lampung masih berfluktuasi antara 0,19 sampai 1,10 berada di atas angka 1. “Pandemi belum sepenuhnya terkendali,” katanya.

Ia mengatakan, sampai Senin (29/3), kasus konfirmasi positif 13.939 kasus, kasus sembuh 12.614 orang, dengan angka kesembuhan sebesar 90,49 persen. Sedangkan kasus meninggal dunia sebanyak 752 orang, dengan angka kematian atau case fatality rate sebesar 5,39 persen.

Mengenai ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di Lampung, terdapat 865 tempat tidur, sedangkan pasien Covid-19 yang dirawat mengggunakan 350 tempat tidur. “Masih tersisa tempat tidur yang belum terpakai sebanyak 515 tempat tidur,” kata Reihana yang juga Plt. Dirut RSUD Abdul Moeloek Lampung.

Ia mengatakan, total jumlah dan hasil uji spesimen Covid-19 di Lampung sejak 14 Mei 2020 sampai 28 Maret 2021 sebanyak 79.045 spesimen, yang menghasilkan positif sebanyak 24.174 spesimen. Sedangkan total yang dilakukan swab sebanyak 35.995 orang. Sedangkan spesimen swab yang akan diuji 34 spesimen, swab baru (diagnostik) 28 orang, dan swab lama 6 spesimen.

Reihana mengatakan, hasil sementara pengawasan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Lampung untuk tiga kelompok sasaran vaksinasi sampai Ahad (28/3) pukul 19.20 sudah mencapai  185.759 orang atau 15,97 persen (vaksinasi I 10,52 persen dan Vaksinasi II 5,45 persen). Sedangkan total sasaran vaksinasi di Lampung apda kelompok SDM kesehatan, petugas publik, dan lansia sebanyak 1.163.426 orang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement