Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

MUI dan FKUB Banten Serukan Umat Beragama Tetap Tenang

Senin 29 Mar 2021 17:05 WIB

Red: Ani Nursalikah

MUI dan FKUB Banten Serukan Umat Beragama Tetap Tenang. Seorang petugas polisi memegang payung di tengah hujan lebat saat dia berjaga di dekat lokasi ledakan di luar Katedral Hati Kudus Yesus di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, Minggu, 28 Maret 2021. Dua penyerang meledakkan diri di luar pasukan Romawi yang penuh sesak. Katedral Katolik selama Misa Minggu Palem di pulau Sulawesi, Indonesia, melukai sejumlah orang, kata polisi.

MUI dan FKUB Banten Serukan Umat Beragama Tetap Tenang. Seorang petugas polisi memegang payung di tengah hujan lebat saat dia berjaga di dekat lokasi ledakan di luar Katedral Hati Kudus Yesus di Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, Minggu, 28 Maret 2021. Dua penyerang meledakkan diri di luar pasukan Romawi yang penuh sesak. Katedral Katolik selama Misa Minggu Palem di pulau Sulawesi, Indonesia, melukai sejumlah orang, kata polisi.

Foto: AP/Masyudi S. Firmansyah
Tindakan terorisme dengan cara bom bunuh diri adalah perbuatan keji.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Majelis Ulama Indonesia dan juga Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten mengimbau umat beragama di Banten tetap tenang dalam menyikapi aksi bom bunuh diri di Katedral di Makasar Sulawesi Selatan.

"Menyerukan kepada umat beragama di Provinsi Banten agar tetap tenang, namun harus terus wadpada seraya tetap memelihara kerukunan antar umat beragama," kata Ketua Umum MUI Banten KH AM Romly, Senin (29/3).

Ia mengatakan, berkenaan dengan peristiwa tindakan terorisme di Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, MUI Povinsi Banten dan juga FKUB Provinsi Banten, mengutuk tindakan terorisme yang dilakukan oleh siapa pun di Katedral Makassar dan di manapun dalam wilayah negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Baca Juga

"MUI telah mengeluarkan fatwa, bahwa hukum bom bunuh diri adalah haram dan umat Islam dilarang melakukannya," kata Romly yang juga Ketua FKUB Provinsi Banten.

Ia mengatakan, tindakan terorisme dengan cara bom bunuh diri dengan tujuan mencelakakan orang lain adalah perbuatan keji, dan bukan ajaran dari agama apa pun. Untuk itu, ia menyerukan kepada umat beragama agar tetap tenang namun harus terus waspada seraya tetap memelihara kerukunan antar umat beragama.

"Mendesak mepada pemerintah agar mengusut tuntas dan meberantas jaringan terorisme di Indonesia sehingga bangsa Indonesia terjamin keamanannya," kata KH AM Romly.

Sebelumnya, sebuah ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Jalan Kartini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Ledakan yang diduga bom bunuh diri tersebut terjadi sekitar pukul 10.28 Wita.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA