Senin 29 Mar 2021 16:48 WIB

Menko Perekonomian Imbau Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma

Tujuannya, sebagai usaha menolong penderita Covid-19 terhindar dari ancaman kematian

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Gita Amanda
 Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para penyintas Covid-19 guna mendonorkan plasmanya. (ilustrasi).
Foto: Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para penyintas Covid-19 guna mendonorkan plasmanya. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak para penyintas Covid-19 guna mendonorkan plasmanya. Tujuannya, sebagai usaha menolong penderita Covid-19 agar terhindar dari ancaman kematian.

"Hari ini para penyintas bisa menjadi pahlawan bagi para pejuang Covid lainnya, dengan medornorkan plasma konvalesennya untuk orang lain," kata Airlangga dalam keterangan pers yang diterima Republika pada Senin (29/3).

Hal itu dikatakan Airlangga dalam acara donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan aktivis perempuan yang tergantung dalam Gerakan Donor Darah Perempuan Indonesia (GDDPI) baru-baru ini.

Ketua GDDPI Vicky W Kartiwa memaparkan garakan donor darah terbagi menjadi dua yakni donor darah regular dan donor plasma. Donor darah bertujuan untuk misi kemanusiaan.

Donor darah reguler dilakukan untuk mendukung PMI guna menyetok stok darah yang berkurang dramatis selama masa pandemi. Sementara itu donor plasma dilakukan sebagai upaya alternatif penyembuhan Covid-19.

"Ada dua misi GDDPI yaitu donor darah reguler untuk membantu PMI untuk memenuhi stok darah, kedua kita menggalakan donor plasma konvalesen yang saat ini sangat dibutuhkan, terutama untuk pasien Covid," ujar Vicky.

Sementara itu, Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Sub Bidang Supportif & Terapi Plasma Konvalese Linda Lukitari mengatakan, metode terapi plasma konvalesen dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh pada orang-orang yang positif virus corona.

Meski begitu proses donor plasma harus melalui tahapan skrining oleh petugas PMI guna mengetahui perkembangan kesehatan. Sehingga proses donor dapat berlangsung dengan aman dan sehat.

"Plasma konvalesen dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh pada orang-orang yang positif virus corona. Masalahnya informasi ini belum masif diketahui masyarakat terutama bagi mereka penyintas Covid 19," ucap dokter Linda.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement