Senin 29 Mar 2021 06:48 WIB

Hamilton Tahan Gempuran Verstappen untuk Juarai GP Bahrain

Hamilton finis tercepat dengan waktu 1 jam 32 menit 03,897 detik di GP Bahrain.

Pembalap Mercedes Lewis Hamilton mengangkat tangan di podium juara GP Bahrain.
Foto: EPA-EFE/Lars Baron
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton mengangkat tangan di podium juara GP Bahrain.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembalap Mercedes Lewis Hamilton mengklaim kemenangan seri perdana Formula 1 (F1) musim 2021 setelah tampil brilian menahan gempuran Max Verstappen dari tim Red Bull di Grand Prix Bahrain, Ahad (28/3). Hamilton finis tercepat dengan waktu 1 jam 32 menit 03,897 detik, mengalahkan Verstappen dengan marjin 0,745 detik. Keduanya beradu strategi pemakaian ban selama 56 putaran melaju di Sirkuit Internasional Bahrain, yang dimenangkan Hamilton.

Podium ketiga juga diklaim oleh Mercedes setelah Valtteri Bottas finis ketiga, 37,383 detik berselang dari rekan satu timnya, demikian laman resmi Formula 1.

Baca Juga

Berbekal hasil positif tes pramusim, Verstappen sejatinya tampil dominan sejak akhir pekan, mencatatkan waktu tercepat di tiga sesi latihan bebas dan merebut pole position untuk Red Bull.

"Saya bisa melihat hal-hal positif, kami memberi perlawanan yang ketat kepada mereka. Kami mencetak poin yang baik," kata Verstappen setelah finis runner-up.

Verstappen kehilangan posisinya sebagai pimpinan lomba ketika melakukan pitstop pertama untuk berganti ban medium di lap ke-18 dan keluar pit di belakang mobil Hamilton yang berbekal ban hard baru.

Namun, sang pembalap Belanda kembali merebut posisinya semula ketika Hamilton kembali masuk ke pit di lap ke-29. Dengan 16 lap tersisa, Verstappen beralih ke ban hard untuk melaju hingga finis dan harus mengejar Hamilton yang kini memiliki keunggulan delapan detik sebagai pemimpin lomba. Lap demi lap, mobil Red Bull bernomor 33 itu memangkas jarak dari rivalnya.

Di bawah tekanan, Hamilton yang masih unggul 1,4 detik melakukan kesalahan di lap ke-52 dan mendapati bannya terkunci di Tikungan 10 hingga melebar. Ini berarti Verstappen bisa menggunakan DRS untuk menyerang karena berada dalam gap kurang dari satu detik.

Tiga putaran jelang finis...

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement