Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Warga Sekitar Kebakaran Kilang Minyak Balongan Dievakuasi

Senin 29 Mar 2021 05:53 WIB

Rep: Agus Yulianto/ Red: Elba Damhuri

Kilang minyak Pertamina RU VI meledak dan terbakar, Senin (29/3) dini hari. Kobaran api hingga berita ini diturunkan masih terus membesar.

Kilang minyak Pertamina RU VI meledak dan terbakar, Senin (29/3) dini hari. Kobaran api hingga berita ini diturunkan masih terus membesar.

Foto: Agus Yulianto/Republika
Aparat mengevakuasi warga di sekitar lokasi kebakaran kilang minyak Balongan

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Kebakaran hebat melanda kilang minyak Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Kebakaran Kilang Minyak Balongan ini terjadi di tengah hujan deras dan terdengar petir.

Aparat melakukan evakuasi warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran kilang Balongan. Warga dipindahkan dari rumah-rumah mereka ke tempat yang lebih aman.

Evakuasi warga dilakukan untuk menghindari ancaman bahaya kebakaran dan dampak polusi yang ditimbulkan dari asap yang terbakar dari kilang tersebut.

Baca Juga

Selain itu, polisi dan TNI juga menutup akses jalan menuju kilang Balongan. Akses jalan yang ditutup itu adalah jalan baru Ibu Tien Suharto-Balongan-Cirebon, dan akses jalan lama Singaraja-Balongan-Cirebon. Aparat mengarahkan para pengemudi untuk memutar balik.

Tampak sibuk ratusan mobil pemadam kebakaran terlihat hilir mudik untuk memadamkan kobaran api yang membubung tinggi ke langit. Bahkan, kobaran api tampak semakin membesar karena sulit dipadamkan.

Baca juga : BREAKING NEWS: Pertamina's Balongan Refinery Exploded

Belum diperoleh keterangan menyangkut penyebab terjadinya kebakaran kilang dengan kapasitas 125 ribu barel per hari itu. Namun, ada dugaan hal itu terkait dengan turunnya hujan deras disertai petir dan guntur yang mengenai peralatan vital di dalam kilang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA