Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Pasien Sembuh Covid-19 di Bantul Bertambah 55 Orang

Ahad 28 Mar 2021 01:39 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Tabung cairan hasil tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR). Ilustrasi

Tabung cairan hasil tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR). Ilustrasi

Foto: Republika/Thoudy Badai
Total kasus pulih dari Covid-19 di Bantul per Sabtu (27/3) jadi 8.618 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam sehari terakhir bertambah 55 orang. Sehingga total kasus pulih dari paparan virus corona tersebut per Sabtu (27/3) menjadi 8.618 orang.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bantul dalam keterangan resmi, Sabtu, menyebut 55 pasien pulih itu berasal dari Kecamatan Bantul 13 orang, Banguntapan 5 orang, Sanden lima orang, Pleret lima orang, Bambanglipuro, Jetis, dan Kasihan masing-masing empat orang, Kecamatan Srandakan tiga orang, Imogiri tiga orang, sisanya dari Kecamatan Pandak, Dlingo, Piyungan, Sewon, dan Sedayu masing-masing satu orang.

Meski demikian, dalam periode yang sama terdapat penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 77 orang, dari Kecamatan Pandak 17 orang, Sewon 11 orang, Banguntapan 10 orang, Pajangan tujuh orang, Bantul tujuh orang, Pundong lima orang, dan Imogiri lima orang.

Sisanya dari Kecamatan Kretek, Pleret, dan Kasihan masing-masing tiga orang, Sanden dua orang, Dlingo dua orang, serta Bambanglipuro satu orang, serta Jetis satu orang, dengan demikian total kasus positif Covid-19 di Bantul hingga hari ini sebanyak 9.774 orang.

Sedangkan untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal pada hari ini tidak ada penambahan kasus, sehingga jumlahnya tetap 271 kasus. Dengan perkembangan kasus Covid-19 harian tersebut, data pasien positif aktif domisili Bantul yang masih menjalani isolasi di sejumlah selter maupun perawatan tenaga medis di rumah sakit lapangan dan rujukan per Sabtu (27/3) berjumlah 885 orang.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan pemerintah menargetkan seluruh penduduk Bantul yang layak vaksin akan divaksin secara bertahap, karena pengiriman vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat juga dilakukan secara bertahap.

"Saat ini warga Bantul yang potensial untuk divaksin sekitar 60 persen dari jumlah penduduk sekitar 600 ribu orang, dan sampai saat ini sudah ada sekitar 46 ribu warga yang terdaftar untuk mendapatkan vaksin," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA