Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Thursday, 14 Zulqaidah 1442 / 24 June 2021

Kontribusi Islam dalam Akurasi Konstanta Pi

Sabtu 27 Mar 2021 05:35 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ani Nursalikah

Kontribusi Islam dalam Akurasi Konstanta Pi. Matematikawan muslim (ilustrasi)

Foto:
Muhammad Al-Khwarizmi menawarkan penjumlahan pi yang luar biasa.

Penggunaan modern pi

Pi penting bagi ilmuwan modern yang mempelajari benda-benda planet dan pesawat ruang angkasa. Dengan pi, dapat ditentukan rotasi objek melingkar.

Misal, di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di Kalifornia, pi berguna bagi Kepala Teknisi dan Direktur Misi Marc Rayman untuk menjalankan misi pesawat ruang angkasa NASA Dawn. Pada 6 Maret 2015, pesawat ruang angkasa NASA Dawn mulai mengorbit planet kerdil Ceres.

Untuk menghitung lama waktu fajar mengorbit Ceres pada ketinggian tertentu membutuhkan nilai pi yang akurat. Ahli Kimia Planet dan Astrobiologi JPL Steve Vance juga menggunakan pi untuk menghitung volume hidrogen laut di salah satu satelit Jupiter, yakni Europa.

Dilansir About Islam, pada sekitar 800 CE, Muhammad Al-Khwarizmi menawarkan penjumlahan pi yang luar biasa dan masih berlaku sampai sekarang. “Ini adalah perkiraan bukan bukti. Tidak ada yang berdiri di atas kebenaran ini dan tidak ada selain Allah yang mengetahui keliling lingkaran yang sebenarnya. Karena garisnya tidak lurus dan tidak memiliki awal dan akhir. Kami hanya berusaha memperkirakan dan menemukan akarnya. Namun, akar tidak memiliki definisi karena tidak ada yang tahu nilai pastinya selain Allah dan yang terbaik dari perkiraan ini adalah mengalikan diameter dengan tiga dan ketujuh karena lebih cepat dan lebih sederhana. Hanya Allah SWT tahu itu benar.” 

https://aboutislam.net/muslim-issues/science-muslim-issues/approximate-pi-allah-knows-best/

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA