Saturday, 20 Syawwal 1443 / 21 May 2022

Turki akan Kirim Bantuan ke Bangladesh Usai Kebakaran Kamp

Sabtu 27 Mar 2021 05:05 WIB

Red: Nur Aini

Sebuah pesawat kargo militer Turki yang membawa persediaan dan peralatan rumah sakit lapangan berangkat ke Bangladesh

Sebuah pesawat kargo militer Turki yang membawa persediaan dan peralatan rumah sakit lapangan berangkat ke Bangladesh

Kebakaran besar menghancurkan ribuan tenda darurat yang menampung pengungsi Rohingya

 

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Sebuah pesawat kargo militer Turki yang membawa persediaan dan peralatan rumah sakit lapangan berangkat ke Bangladesh pada Jumat (26/3) menyusul insiden kebakaran mematikan pada 22 Maret di Cox's Bazar yang menampung ribuan pengungsi Rohingya.

Baca Juga

Berbicara pada sebuah acara di ibu kota Ankara, Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu pada Kamis mengatakan sebuah rumah sakit lapangan Turki rusak akibat kebakaran besar itu.

"Kami membangun total 4.570 rumah untuk Muslim Rohingya, 1.337 di antaranya telah hancur, termasuk sebuah rumah sakit," kata dia.

"Besok baik persediaan rumah sakit dan peralatan rumah sakit lapangan yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan kita akan dikirim melalui pesawat kargo militer," ujar Mendagri Turki.

Rumah sakit lapangan Turki adalah salah satu pusat perawatan kesehatan terbesar di kamp pengungsian yang dikatakan sebagai yang terbesar di dunia. Tempat ini menampung lebih dari 750.000 pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan dan penganiayaan di Myanmar pada Agustus 2017.

PBB telah mengkonfirmasi bahwa sedikitnya 15 orang telah tewas, 560 orang mengalami luka-luka, 400 orang masih hilang dan sedikitnya 10.000 tempat berlindung telah hangus terbakar. Badan-badan kemanusiaan Turki juga telah mengerahkan sumber daya mereka untuk menanggapi keadaan darurat tersebut.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/turki-akan-kirim-bantuan-ke-bangladesh-setelah-kebakaran-di-coxs-bazar/2188630
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA